Kinerja PNS DKI Melempem, Pembangunan Jakarta Mandek

Rabu, 13 Mei 2015 - 00:33 WIB
Kinerja PNS DKI Melempem,...
Kinerja PNS DKI Melempem, Pembangunan Jakarta Mandek
A A A
JAKARTA - Sejumlah pembangunan fisik di DKI Jakarta tahun ini terpaksa dialokasikan untuk tahun anggaran 2016. Selain keterbatasan waktu, kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) pun menjadi penyebab batalnya pembangunan fisik pada tahun ini.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta Heru Budihartono mengatakan, melihat progres lelang kegiatan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)/Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), terpaksa beberapa anggaran dialihkan untuk tahun 2016 mendatang.

Menurutnya, hal itu dilakukan lantaran keterbatasan waktu dan lambatnya kinerja PNS dalam melakukan proses lelang.

"Seharusnya tanpa menunggu anggaran cair, SKPD sudah bisa mengusulkan kegiatannya pada Januari lalu dengan menyebutkan klausul dalam kontrak, kalau lelang tunggu APBD cair. Jadi jangan tunggu cair baru mengusulkan," kata Heru Budihartono di Balai Kota Jakarta, Selasa 12 Mei 2015.

Heru menjelaskan, untuk sejumlah kegiatan yang belum diusulkan dan tidak dilelang akan dimasukan kembali ke dalam anggaran perubahan. Sementara untuk pembangunan fisik seperti pembangunan rumah susun, Gelanggang Olah Raga (GOR), renovasi kantor kecamatan, Under Pass, Fly over tidak sebidang perlintasan kereta api seperti di Cipinang Lontar, Bintaro, dan Jalan Panjang dan pembangunan fisik lainnya terpaksa akan dipindahkan ke dalam tahun anggaran 2016.

Mantan Wali Kota Jakarta Utara itu optimis, ribuan kegiatan yang sudah diusulkan dalam kegiatan lelang akan rampung dalam waktu dekat.

"Kan sekarang unit lelang dimasing-masing wilayah sudah ada, ditambah di Jati Baru. Jadi jumlahnya tujuh kelompok kerja lelang. Kalau masing-masing tangani lima kegiatan satu hari, saya rasa ribuan kegiatan yang sudah masuk lelang bisa dirampungkan hingga akhir bulan ini," ungkapnya.

Untuk memastikan penyerapan anggaran dan kegiatan terlaksana dengan baik, Heru akan mengevaluasi kinerja PNS. Bahkan, saat ini pihaknya meminta seluruh SKPD/UKPD membuat surat pernyataan secara mutlak yang menyatakan pertanggungjawabanya dalam penggunaan anggaran.

Heru memastikan, pada tahun ini Pemprov DKI akan banyak kehilangan pejabat eselon II, III dan IV. Khsususnya pejabat yang belum mengusulkan kegiatan lelang, dan sengaja memperlambat kegiatan lelangnya.

Ketika ditanya apakah salah satu pejabatnya berada di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub), Heru tidak memungkirinya.

"Untuk eselon II, salah satunya di sana. Tapi ada juga yang eselon III dan IV, bahkan ada juga yang tidak mau membuat surat pernyataan mutlak. Saya saja tandatangan pernyataan mutlak kepada pemerintah pusat untuk pembangunan MRT, masa untuk kegiatan mereka tidak mau," ungkapnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
1 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
1 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
2 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
2 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
4 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
5 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved