Wishnutama Minta Pelaku Parekraf Patuhi PSBB di Jakarta

Kamis, 09 April 2020 - 09:04 WIB
Wishnutama Minta Pelaku...
Menparekraf Wishnutama mengimbau pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif mematuhi kebijakan PSBB di DKI Jakarta yang akan berlangsung mulai Jumat (10/4/2020). Foto/Dok Kemenparekraf
A A A
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengimbau para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) mematuhi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta yang akan berlangsung besok Jumat (10/4) hingga 14 hari sejak diberlakukan.

Pembatasan yang telah dilakukan itu seperti penghentian kegiatan peribadatan di rumah ibadah, imbauan bekerja dan sekolah dari rumah, hingga pembatasan moda transportasi. (Baca juga : Menparekraf Klaim Keindahan Danau Toba Tak Kalah dengan Eropa )

Menurut Menparekraf, pembatasan pergerakan dan interaksi di ibu kota akan sangat mempengaruhi kemampuan ibu kota mengendalikan penyebaran virus corona (Covid-19).

"Mari sama-sama semangat dan optimisme harus kita bangun. Dengan sikap positif saya berharap kondisi akan menjadi lebih baik. Setelah pandemi COVID-19 ini saya juga berharap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif jauh lebih baik lagi,” kata Wishnutama dalam keterangannya, Rabu (8/4/2020).

Dia melanjutkan, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah langkah dan stimulus untuk membantu pelaku industri yang terdampak Covid-19. Dalam hal ini, Kemenparekraf berperan dalam melakukan pendataan pelaku industri parekraf.

Untuk itulah, Wishnutama juga meminta para pelaku dan asosiasi pengusaha sektor parekraf aktif melakukan proses pendataan guna penyaluran bantuan stimulus.

“Untuk itu, para pelaku parekraf saya minta untuk segera melapor ke Pusat Krisis Terintegrasi sebagai jalur komunikasi dan edukasi bagi masyarakat melalui contact center COVlD-19 +628118956767 whatsapp atau email [email protected],” kata Wishnutama.

Pihaknya juga terus berupaya mengumpulkan data-data tenaga kerja, baik dari dinas, asosiasi, industri, asosiasi musisi, produser film, seni pertunjukan, dan lainnya agar pendataan penyaluran kartu pra kerja yang sedang dilakukan dapat tepat sasaran.

Data tersebut nantinya akan dikroscek dengan kementerian/lembaga (K/L) lain supaya tidak ada duplikasi data sehingga pekerja yang menerima manfaat kartu prakerja semakin lebih luas.

Menparekraf juga menerima laporan, bahwa terdapat kendala untuk pendataan. Sebagai contoh dari data yang masuk ke Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) saat ini terdapat 1.266 hotel yang terpaksa tutup di 31 provinsi. Dari 1.266 hotel baru 844 hotel dan 74.101 karyawan yang terdata.

“Kami terus berusaha mendata baik itu pekerja formal maupun informal. Yang formal kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan yang informal bisa kami tangani. Data yang masuk di tim, ada 80.000 data yang masuk. Kami harapkan setelah proses clean snyc akan bertambah menjadi 120.000 tenaga kerja," bebernya.

Dia menjelaskan, jumlah tersebut merupakan gabungan dari tenaga kerja yang informal, PHK, dan dirumahkan. "Pelaku seni dari federasi musisi Indonesia, persatuan karyawan film dan televisi juga termasuk di dalamnya,” tutupnya.
(nfl)
Berita Terkait
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Sinergi Kemenpar-FKD...
Sinergi Kemenpar-FKD MPU Dorong Pariwisata Berkelanjutan
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
PMB Poltekpar 2026 Dibuka,...
PMB Poltekpar 2026 Dibuka, 6 Politeknik Pariwisata Sediakan 3.610 Kuota Mahasiswa Baru
Libur Lebaran, Kemenpar...
Libur Lebaran, Kemenpar Siapkan Sejumlah Paket Wisata
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
Berita Terkini
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
15 menit yang lalu
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
1 jam yang lalu
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
1 jam yang lalu
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
2 jam yang lalu
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
3 jam yang lalu
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved