Paus Fransiskus Kecam Para Pencari Untung Cepat Manfaatkan Wabah Corona

Kamis, 09 April 2020 - 07:27 WIB
Paus Fransiskus Kecam...
Paus Fransiskus berbicara di perpustakaan di Vatikan, 8 April. Foto/REUTERS
A A A
Paus Fransiskus mengecam orang-oang yang telah memanfaatkan wabah virus corona untuk mendapatkan keuntungan dengan cepat.

Dia juga menyoroti “kemunafikan” sejumlah politisi dalam menangani krisis kesehatan dunia itu.

Di awal Misa paginya, Paus meminta perubahan hati mereka yang mencoba menghasilkan uang dari penderitaan orang lain.

“Orang yang pada masa pandemi ini, berbisnis dengan mereka yang membutuhkan, yang mengambil keuntungan mereka yang membutuhkan dan menjual pada mereka, rentenir dan banyak lainnya,” ungkap Paus Fransiskus.

“Semoga Tuhan menyentuh hati mereka dan mengubah mereka,” papar Paus.

Pandemi corona telah membunuh 81.400 orang di penjuru dunia. Lebih dari 16.500 orang meninggal di Italia.

Polisi menahan dua pria di Italia utara pekan lalu karena mencuri masker dan cairan sanitasi dari satu rumah sakit dan menjualnya dengan harga sangat mahal di internet.

Bulan lalu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang melarang menimbun dan menaikkan harga persediaan medis. Departemen Kehakiman AS telah menyusun gugus tugas untuk menyelidiki berbagai praktek pelanggaran hukum itu.

Pejabat anti-Mafia di Italia memperingatkan berbagai kelompok kriminal terorganisir yang memanfaatkan krisis untuk meminjamkan uang dengan bunga tinggi pada para pemilik usaha kecil yang mencoba bertahan hidup selama lockdown atau setelahnya untuk membangun kembali bisnisnya.

Pemerintah Italia menjanjikan uang untuk membantu bisnis kecil tapi banyak ekonomi khawatir dana itu tidak cukup.

Paus menyatakan krisis itu memiliki dampak sangat banyak. “Krisis ini mempengaruhi kita semua, kaya dan miskin, dan menyoroti kemunafikan,” papar Paus.

“Saya khawatir dengan kemunafikan tokoh-tokoh politik tertentu yang bicara menghadapi krisis, masalah kelaparan di dunia, tapi juga memproduksi senjata,” kata Paus tanpa menyebut nama negara atau politisi itu.

“Ini waktunya untuk berubah dari jenis kemunafikan fungsional itu. Ini waktunya untuk integritas. Kita bersatu dengan keyakina nkita atau kita kalah semuanya,” ungkap dia.
(vhs)
Berita Terkait
Paus Francis: Covid-19...
Paus Francis: Covid-19 Tak Seharusnya Jadi Alasan Eksploitasi Para Pekerja
Paus Fransiskus Memakai...
Paus Fransiskus Memakai Masker untuk Pertama Kali di Acara Publik
Paus pada Politisi Dunia:...
Paus pada Politisi Dunia: Dahulukan Kepentingan Negara Dibanding Partai
10 Fakta yang Mungkin...
10 Fakta yang Mungkin Tidak Anda Ketahui tentang Vatikan
Vatikan Bantah Paus...
Vatikan Bantah Paus Fransiskus Mempertanyakan Validitas Taurat
Kenapa Pemimpin Gereja...
Kenapa Pemimpin Gereja Katolik Disebut Paus? Simak Penjelasan Lengkapnya
Berita Terkini
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
15 menit yang lalu
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
1 jam yang lalu
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
1 jam yang lalu
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
2 jam yang lalu
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
3 jam yang lalu
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
4 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved