Dampak Wabah Corona, Hamilton dan Vettel Rela Potong Gaji

Sabtu, 04 April 2020 - 12:08 WIB
Dampak Wabah Corona,...
Pembalap Formula 1 Lewis Hamilton. Foto/Istimewa
A A A
Dua pembalap terbaik Formula One (F1) Lewis Hamilton dan Sebastian Vettel setuju jika gajinya dipangkas tahun ini. Hal ini dilakukan karena tim mengalami banyak kerugian lantaran penundaan balapan akibat pandemi virus corona.

Hamilton dan Vettel bakal menerima pemotongan gaji karena hampir seluruh tim tengah mengalami kesulitan finansial. Penundaan hingga pembatalan Grand Prix akibat pandemi Covid-19 membuat mayoritas tim belum bisa mendapatkan dana dari sponsor sehingga harus mengeluarkan biaya operasional sendiri.

Meski mengalami kesulitan, Hamilton justru merasa bangga dengan langkah yang diambil timnya, Mercedes, dalam membantu penanganan virus corona, terutama di wilayah Inggris. Mercedes bersama enam tim lainnya yang bermarkas di Inggris kompak membentuk 'Project Pitlane', di mana para insinyur dan teknisi berusaha menciptakan ventilator atau alat bantu pernapasan sejenis.

Dalam waktu sepekan saja, para insinyur dan kru Mercedes diketahui bisa membuat 40 ventilator. Alat bantu pernapasan itu merupakan hasil kolaborasi dengan para ahli medis Rumah Sakit UCL.

Kini, ventilator sudah diberikan ke sejumlah rumah sakit yang turut merawat pasien virus corona. Alat ini juga akan digunakan pasien yang tak harus segera dirawat di ICU, demi menghindari penumpukan dan agar bisa fokus menangani para pasien yang kondisinya lebih kritis.

Jika percobaan dari 40 alat tersebut berhasil, Mercedes pun berencana memproduksi 1.000 CPAP per hari di markas High Performance Powertrain dalam satu pekan. Melihat langkah bijak yang dilakukan Mercedes, Hamilton pun merasa sangat bangga terhadap timnya. Dia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kru di timnya itu lewat sebuah unggahan di akun Instagam pribadinya, @lewishamilton.

“Sangat bangga dengan tim saya yang memberikan respons cepat,” tulis Hamilton, menanggapi langkah besar tim Mercedes, dilansir dari laman Express.co.uk.

Tahun ini, Hamilton dilaporkan menghasilkan 40 juta euro (sekitar Rp834 miliar) di Mercedes. Sementara Vettel mendapat 35 juta euro (Rp730 miliar) per tahun di Ferrari. Namun, belum diketahui berapa persen pemotongan gaji yang akan diterima Hamilton dan Vettel. Penurunan 5% dari pendapatan akan membuat Mercedes dan Ferrari masing-masing menghemat Rp41,7 miliar dan Rp36,4 miliar.

Tidak hanya Vettel, rekan setimnya, yakni Charles Leclerc juga akan menyerahkan sebagian uang yang dijanjikan dalam kesepakatan baru senilai Rp166,8 miliar per tahun yang ditandatanganinya selama musim dingin. Sementara rekan Hamilton, Valtteri Bottas, serta dua pembalap Red Bull Racing Max Verstappen dan Alexander Albon belum diketahui apakah melakukan hal yang sama atau tidak.

Namun, Hamilton, Vettel, dan Leclrec juga mengikuti jejak yang ditetapkan oleh tim McLaren. Mereka memotong gaji pembalapnya, Lando Norris dan Carlos Sainz. McLaren Group pun mengumumkan Rabu (1/4), mereka sementara mengistirahatkan sejumlah karyawan sebagai bagian dari upaya memangkas biaya karena dampak pandemi Covid-19 pada bisnisnya yang lebih luas.

“Langkah-langkah ini difokuskan pada melindungi pekerjaan dalam jangka pendek untuk memastikan karyawan kami kembali ke pekerjaan penuh saat ekonomi pulih,” demikian bunyi pengumuman itu.
(nfl)
Berita Terkait
Balapan Pembuka Formula...
Balapan Pembuka Formula 1 2021 di Australia Terancam Ditunda
GP Turki Batal Digelar,...
GP Turki Batal Digelar, Kalender F1 2021 Alami Perubahan
Grand Prix Formula 1...
Grand Prix Formula 1 Bahrain Digelar Tanpa Penonton
Waspada Mutasi N439K,...
Waspada Mutasi N439K, Varian Baru Virus Corona
Belum Lepas dari Covid-19,...
Belum Lepas dari Covid-19, Hamilton Terancam Absen di GP Abu Dhabi
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
5 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
5 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
6 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
6 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
7 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
7 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved