IPW: Jangan Ada Anggapan Polisi Hanya Berani pada Rakyat Kecil

Sabtu, 04 April 2020 - 10:00 WIB
IPW: Jangan Ada Anggapan...
Suasana Rapat DPRD DKI. Foto/SINDOnews
A A A
Rencana panitia yang akan tetap melangsungkan pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta, pada Senin mendatang (6/042020) disesalkan banyak kalangan. Pasalnya, hajatan itu digelar di saat pandemi corona semakin menyebar sehingga bertentangan dengan Maklumat Kapolri yang menegaskan tidak ada kegiatan yang mengundang orang banyak.

Neta S. Pane, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), mengatakan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana sebagai penanggung jawab keamanan di Jakarta harus mengimbau Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi untuk tidak menggelar pemilihan wagub Senin mendatang, sebab melanggar maklumat Kapolri. “Kapolda wajib menyampaikan ini. Kalau tidak akan menjadi preseden buruk,” ujar Neta di Jakarta kemarin. ( Baca: Warga Resah, Sejumlah Pasien Positif Corona di Prabumulih Bebas Berkeliaran )

Dia menilai, pemilihan wagub DKI bukan sesuatu yang mendesak harus dilakukan saat ini, apalagi di tengah masa tanggap darurat corona. Dia yakin jika pemilihan tetap dilaksanakan, sementara polisi tidak melakukan tindakan akan mendapat kecaman banyak orang. “Jangan sampai ada anggapan polisi hanya berani kepada rakyat kecil dengan membubarkan resepsi pernikahan dan kumpul-kumpul, sementara anggota dewan tidak berani,” terangnya.

Neta memberikan saran, meskipun pemilihan wagub akan tetap digelar, panitia harus mengikuti sejumlah aturan. Misalnya melakukan koordinasi dengan polisi, kemudian pemunggutan suara dilakukan dengan jeda 15 menit. Artinya setiap anggota dewan yang mempunyai hak suara diberikan waktu 15 menit untuk mencoblos, sehingga tidak ada perkumpulan massa. Kemudian, jumlah undangan dibatasi. “Saran itu kalau tetap digelar, tapi sebaiknya ditunda agar tidak mencederai hati rakyat,” tegasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengaku pihaknya belum mendapat informasi atau pemberitahuan soal kegiatan tersebut. Karena itu, dia belum bisa berbicara banyak soal apa yang akan dilakukan polisi jika pemilihan wagub DKI digelar Senin mendatang. “Nanti ya, saya cek dulu,” katanya singkat. ((Bima Setiyadi/Helmi Syarif/Komaruddin Bagja Arjawinangun)
(ihs)
Berita Terkait
Poin 2 Huruf d Maklumat...
Poin 2 Huruf d Maklumat Kapolri Dinilai Mengebiri Kebebasan Berpendapat
Komunitas Pers Desak...
Komunitas Pers Desak Kapolri Cabut Pasal 2 Huruf d Maklumat Kapolri
Polda Jambi Dibanjiri...
Polda Jambi Dibanjiri Karangan Bunga Dukung Pembubaran FPI
Maklumat Kapolri, Satgas...
Maklumat Kapolri, Satgas Gakkum Aman Nusa II Polda Kepri Sudah Lakukan Ini
Maklumat Kapolri dan...
Maklumat Kapolri dan Tertib Perundang-undangan
Arahan Lengkap Kapolri...
Arahan Lengkap Kapolri ke Jajaran: Raih Kembali Kepercayaan Publik, Hindari Pelanggaran
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
2 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
3 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
4 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
4 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
7 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
7 jam yang lalu
Infografis
Berbahaya, Jangan Beri...
Berbahaya, Jangan Beri Tiga Jenis Buah Ini pada Kucing!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved