Penumpang Panik, Terminal 3 Bandara Soetta Mendadak Gelap Gulita

Kamis, 12 Maret 2020 - 10:27 WIB
Penumpang Panik, Terminal...
Mati listrik membuat Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, menjadi gelap gulita. Foto/SINDOnews/Hasan Kur
A A A
Listrik di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, tiba-tiba padam dan menjadi gelap gulita. Tidak ada penerangan sama sekali.

Ini bukan kali pertama bandara internasional itu mati listrik. Namun, peristiwa padamnya listrik di Terminal 3 Bandara Soetta hampir 1 jam. Penumpang pun dibuat panik.

Informasi padamnya listrik ini cepat ramai di media sosial. Para penumpang pesawat terjebak di terminal tanpa ada penerangan cadangan.

Vice President Corporate Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Yado Yarismano, saat dikonfirmasi menyerahkan ke Febri Toga Simatupang, Senior Manager of Branch Communication and Legal, Bandara Soetta.

Saat dikonfirmasi, Febri pun bungkam. Aksi saling lempar tanggung jawab dan bungkam ini kerap dilakukan oleh AP II saat situasi pemberitaan sedang tidak menguntungkan.

Pihak PLN Banten yang mensuplai pasokan listrik di Bandara Soetta pun mengaku, hingga hari ini pasokan listrik di bandara masih aman. Adapun, penyebab padamnya listrik itu bukan karena pasokan listrik yang kurang.

Manager Komunikasi PLN UID Banten Eman mengatakan, terkait padamnya listrik di Terminal 3 Soetta, dari sisi pasokan PLN aman. Pemadaman tersebut, akibat adanya kesalahan pengelola listrik internal bandara.

"Dari penelusuran kami di Bandara Soetta, ada permasalahan panel instalasi internal di Terminal 3, yang mati hanya lampunya. Tapi kalau dipelayanan bagasi tetap nyala," kata Eman kepada SINDOnews, Kamis (12/3/2020).

Dijelaskan dia, akibat padamnya listik, terjadi gangguan di sisi Terminal 3, sekitar pukul 22.20 WIB. Gangguan juga terjadi pada sisi Jaringan IB Angkasa Pura (AP) II supply untuk terminal Internasional dan domestik aman.

"Gangguan di sisi panel Terminal AP2 ini menyebabkan genset tidak bekerja. UPS bandara bekerja dengan baik, sehingga sistem bagasi (BHS) aman. Sedangkan di sisi penerangan, padam sesaat," pungkasnya.
(boy)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Minta Beras ke Kades,...
Minta Beras ke Kades, Warga Miskin di Bengkulu Dipolisikan
Sultan Mahmud Badaruddin...
Sultan Mahmud Badaruddin II, Harimau Palembang yang Menolak Tunduk hingga Diasingkan
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved