Mantan Teroris Ceramah di Depan Prajurit Kodam Hasanuddin
Selasa, 22 Mei 2018 - 14:14 WIB
Ali Fauzi, mantan kepala intruktur bom, Jamaah Islamiyah (JI) saat ceramah di Kodam Hasanuddin. Foto: Istimewa
A
A
A
Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus SB bersama seribuan prajuritnya menjadi pendengar ceramah Ali Fauzi, mantan kepala intruktur bom, Jamaah Islamiyah (JI), di masjid Hasanuddin, Selasa (22/5/2018).
Ceramah Ali Fauzi dilakukan setelah lebih dulu melaksanakan salat Dzuhur berjamaah di masjid Kodam. Pada kesempatan itu, adik dari tiga pelaku bomber yakni Amrozi, Ali Gufron dan Ali Imron itu menyampaikan perkembangan aksi terorisme di tanah air.
Ali Fauzi mengkritik anggapan segelintir orang yang menyebut teroris diciptakan dan diadakan untuk kepentingan materi dan politik. Salah satunya komentar Ahmad Dani yang menyebut aksi teror dengan kalimat peternakan teroris yang menguntukan ketimbang peternakan kalajengking.
"Ini harus belajar dari saya. Ini bahaya, mindset salah pada aksi terorisme. Tuduhannya ada yang menciptakan terorisme itu. Larinya ke Polri TNI, BIN, itu salah, demi Allah. Kita harus tahu ada memang segerombolan kelompok ingin Indonesia hancur dan runtuh, sejak dulu sampai sekarang," jelas Ali Fauzi.
Katanya, di tanah air saat ini berkembang bukan hanya dari kelompok Jamaah Islamiah (JI) dan saat ini gencar melakukan aksi Jamaah Ansharu Daulah (JAD).
Ceramah Ali Fauzi dilakukan setelah lebih dulu melaksanakan salat Dzuhur berjamaah di masjid Kodam. Pada kesempatan itu, adik dari tiga pelaku bomber yakni Amrozi, Ali Gufron dan Ali Imron itu menyampaikan perkembangan aksi terorisme di tanah air.
Ali Fauzi mengkritik anggapan segelintir orang yang menyebut teroris diciptakan dan diadakan untuk kepentingan materi dan politik. Salah satunya komentar Ahmad Dani yang menyebut aksi teror dengan kalimat peternakan teroris yang menguntukan ketimbang peternakan kalajengking.
"Ini harus belajar dari saya. Ini bahaya, mindset salah pada aksi terorisme. Tuduhannya ada yang menciptakan terorisme itu. Larinya ke Polri TNI, BIN, itu salah, demi Allah. Kita harus tahu ada memang segerombolan kelompok ingin Indonesia hancur dan runtuh, sejak dulu sampai sekarang," jelas Ali Fauzi.
Katanya, di tanah air saat ini berkembang bukan hanya dari kelompok Jamaah Islamiah (JI) dan saat ini gencar melakukan aksi Jamaah Ansharu Daulah (JAD).
(agn)