Pemkab Janji Benahi Jalan Dusun Tonrong yang Dikeluhkan Warga

Selasa, 17 September 2019 - 21:50 WIB
Pemkab Janji Benahi...
Warga saat membongkar kembali jalan pengerasan, karena merasa kecewa tidak diselesaikan. Foto: Sindonews/dok
A A A
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, akhirnya memberikan respon atas aksi protes hingga pembongkaran material pengerasan jalan yang dilakukan warga Dusun Tonrong, Desa Anrang, Kecamatan Rilau Ale, Senin, (16/09/2019) lalu.

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto berjanji akan menyelesaikan sisa pengaspalan jalan di dusun Tonrong tahun 2020 mendatang. Ia bahkan memastikan jika perbaikan jalan Desa Anrang akan menjadi skala prioritas tahun depan.

"Saya kemarin sudah ketemu dengan pemerintah desa dan warga di sana yang menyampaikan aspirasi saya juga sudah menindaklanjuti itu dengan meneruskan ke Dinas PUPR,” katanya, Selasa, (17/09/2019).

Ketua NasDem Bulukumba ini menjelaskan bahwa, proyek yang dikerjakan CV Seppang Turunan dan PT Agung Pratama yang menyisahkan 150 meter pekerjaan yang belum di Laston tetap dibenarkan berdasarkan pada perencanaan awal.

“Jadi jalan itu memang waktu pengerjaan tidak sampai, memang ada kekurangan 150 meter yang belum di Laston tapi berdasarkan perencanaan jadi memang itu dibenarkan,” terangnya.

Hanya karena kontraktor punya kelebihan LPA, lanjut Tomy sehingga sisa material digunakan untuk menutupi sisa jalan yang tersisa. Dimana pada proses pengukuran, pengerjaan jalan tersebut menyisakan sisa jalan sepanjang 150 meter.

“Dinas PUPR sudah menghubungi kontraktornya, ada dua opsi. Opsinya adalah membantu masyarakat menyelesaikan ruas jalan yang 150 meter itu ataukah kontraktor harus membersihkan itu krikil krikil nya karena itu memang mengganggu tapi kayaknya memang opsinya itu akan dibersihkan krikil nya untuk dibuka kembali,” jelasnya.

Tomy juga mengatakan, untuk tahun 2019 ini tak ada penyelesaian untuk sisa pengaspalan itu karena memang berhenti di titik itu, ada 150 meter yang belum diaspal namun LPA terlanjur dihambur.

“Kita sudah minta juga kontraktor untuk bekerjasama membersihkan itu. Yang jelas tahun 2020 itu akan disambungkan kembali,” tandas Tomy.

Sebelumnya, warga Dusun Tonrong, Desa Anrang, Kecamatan Rilau Ale melakukan aksi penutupan jalan. Aksi yang kedua kalinya dilakukan ini diwarnai dengan pembongkaran material pengerasan jalan yang telah di padatkan.
(agn)
Berita Terkait
PUPR Bulukumba Akui...
PUPR Bulukumba Akui Perbaikan Jalan Borong Loe Belum Terakomodir
Tagih Janji Pemerintah...
Tagih Janji Pemerintah dan DPRD, Warga Borong Loe Bulukumba Blokade Jalan
Kadis PUPR Bulukumba...
Kadis PUPR Bulukumba Jamin Jalan Borong Loe Diaspal Tahun 2021
Warga Kritik Kinerja...
Warga Kritik Kinerja Satgas Anti Lubang Pemkab Wajo
Pengaspalan Delapan...
Pengaspalan Delapan Ruas Jalan di Luwu Jadi Prioritas Tahun 2022
Jalan Speksi Ditutup...
Jalan Speksi Ditutup Developer, DPRD: Pemkab Harus Bongkar Paksa
Berita Terkini
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
23 menit yang lalu
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
8 jam yang lalu
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
9 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
10 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved