Setelah Diambil Alih, Stadion Andi Mattalatta Bakal Direnovasi Berat
Selasa, 03 September 2019 - 11:05 WIB
Atlet tengah latihan di Stadion Andi Matalatta, Makassar beberapa waktu lalu. Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah berencana merehabilitasi stadion ini secara besar-besaran. Foto: SINDOnews/Muctamir Zaide
A
A
A
Selangkah lagi, Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, sepenuhnya berada dalam genggaman Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel). Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) telah mencabut hak pengelolaan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) atas fasilitas olahraga tersebut.
Ketua KONI Sulsel, Ellong Tjandra mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat pencabutan hak yang dimaksud kepada pihak YOSS tertanggal 31 Agustus 2019. Langkah selanjutnya, Stadion Andi Mattalatta diserahkan ke Pemprov Sulsel.
“Kan bertahap ini. Yang jelas ini hal baru, bahwa kita sudah berani mencabut ini. Saya (KONI) tidak mau ji kelolah, kita kembalikan kepada yang punya aset,” kata Ellong saat dikonfirmasi SINDOnews lewat sambungan telepon, Senin (2/9/2019).
Sementara itu, Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah mengapresiasi langkah cepat yang telah ditempuh oleh KONI Sulsel. Dia pun berterimakasih atas itu. Nurdin juga menyebut proses penyelesaian aset Stadion Andi Mattalata berjalan mulus berkat bantuan Korsupgah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Kejaksaaan Tinggi (Kejati) Sulselbar.
Menurut Nurdin Abdullah, YOSS sudah puluhan tahun mengelola aset Kompleks Olehraga Mattoanging berdasarkan mandat dari KONI.
“Dan apresiasi kita kepada YOSS. Tentu prosedur kita ikuti semua bahwa beberapa puluh tahun lalu KONI memberikan mandat ke YOSS untuk mengelola. Kemarin KONI juga mencabut hak pengelolaan itu untuk diserahkan ke pemprov,” sebut Nurdin yang ditemui di rumah jabatan Gubernur Sulsel.
Selanjutnya kata dia, Pemprov Sulsel bakal menunjuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) khusus untuk mengelola Stadion Mattoanging. Setelah pengelolaan diterima, Pemprov Sulsel lanjut Nurdin segera melakukan rehabilitasi berat atas stadion tersebut.
Di atas lahan seluas 79.777 meter persegi, Nurdin akan menjadikan kawasan stadion tersebut sebagai sport center.
“Minimal stadion itu tidak kumuh lagi. Kita akan tata kembali, terus kita bikin maketnya. Tentu kita berharap tahun 2020 kita sudah mulai anggarkan untuk bagaimana stadion kita jadi stadion yang layak,” tambahnya.
Ketua KONI Sulsel, Ellong Tjandra mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat pencabutan hak yang dimaksud kepada pihak YOSS tertanggal 31 Agustus 2019. Langkah selanjutnya, Stadion Andi Mattalatta diserahkan ke Pemprov Sulsel.
“Kan bertahap ini. Yang jelas ini hal baru, bahwa kita sudah berani mencabut ini. Saya (KONI) tidak mau ji kelolah, kita kembalikan kepada yang punya aset,” kata Ellong saat dikonfirmasi SINDOnews lewat sambungan telepon, Senin (2/9/2019).
Sementara itu, Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah mengapresiasi langkah cepat yang telah ditempuh oleh KONI Sulsel. Dia pun berterimakasih atas itu. Nurdin juga menyebut proses penyelesaian aset Stadion Andi Mattalata berjalan mulus berkat bantuan Korsupgah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Kejaksaaan Tinggi (Kejati) Sulselbar.
Menurut Nurdin Abdullah, YOSS sudah puluhan tahun mengelola aset Kompleks Olehraga Mattoanging berdasarkan mandat dari KONI.
“Dan apresiasi kita kepada YOSS. Tentu prosedur kita ikuti semua bahwa beberapa puluh tahun lalu KONI memberikan mandat ke YOSS untuk mengelola. Kemarin KONI juga mencabut hak pengelolaan itu untuk diserahkan ke pemprov,” sebut Nurdin yang ditemui di rumah jabatan Gubernur Sulsel.
Selanjutnya kata dia, Pemprov Sulsel bakal menunjuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) khusus untuk mengelola Stadion Mattoanging. Setelah pengelolaan diterima, Pemprov Sulsel lanjut Nurdin segera melakukan rehabilitasi berat atas stadion tersebut.
Di atas lahan seluas 79.777 meter persegi, Nurdin akan menjadikan kawasan stadion tersebut sebagai sport center.
“Minimal stadion itu tidak kumuh lagi. Kita akan tata kembali, terus kita bikin maketnya. Tentu kita berharap tahun 2020 kita sudah mulai anggarkan untuk bagaimana stadion kita jadi stadion yang layak,” tambahnya.
(man)