Pedagang di Kawasan Car Free Day Syekh Yusuf Diwarning
Minggu, 16 September 2018 - 13:24 WIB
CAMAT SOMBAOPU, Indra Wahyudi menempatkan bantuan tempat sampah di kawasan Car Free Day Syekh Yusuf, Jalan Masjid Raya, Kabupaten Gowa, Minggu (16/09/2018). Foto : Herni Amir/SINDOnews
A
A
A
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa saat ini telah menempatkan sepuluh unit bak sampah di Kawasan Car Free Day (FCD) di seputaran Lapangan Syekh Yusuf, Jalan Masjid Raya dan Agus Salim.
Untuk itu, seluruh masyarakat yang berkunjung tidak lagi sulit membuang sampahnya. Bak sampah tersebut diketahui berasal dari bantuan CSR dari Management Supermarket Giant Ekstra Gowa.
"Sebelumnya kita mengamati kalau di Car Free Day warga sulit dan bingung ingin membuang sampah dimana. Karena itu kita punya usul untuk menyiapkan tempat sampah," kata Camat Sombaopu, Indra Wahyudi Yusuf, Minggu (16/09/2018).
Sementara itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan secara tegas mengintruksikan kepada Saptol PP dan Dinas Perhubungan untuk melakukan sosialisasi kepada para pedagang di sepanjang CFD agar memungut dan membawa pulang sampah-sampah di sekitar tempat jualan mereka.
"Kalau mereka tidak mau mendengar agar kawasan itu bersih saat ditinggalkan, catat dan larang mereka berjualan lagi," pungkasnya.
Untuk itu, seluruh masyarakat yang berkunjung tidak lagi sulit membuang sampahnya. Bak sampah tersebut diketahui berasal dari bantuan CSR dari Management Supermarket Giant Ekstra Gowa.
"Sebelumnya kita mengamati kalau di Car Free Day warga sulit dan bingung ingin membuang sampah dimana. Karena itu kita punya usul untuk menyiapkan tempat sampah," kata Camat Sombaopu, Indra Wahyudi Yusuf, Minggu (16/09/2018).
Sementara itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan secara tegas mengintruksikan kepada Saptol PP dan Dinas Perhubungan untuk melakukan sosialisasi kepada para pedagang di sepanjang CFD agar memungut dan membawa pulang sampah-sampah di sekitar tempat jualan mereka.
"Kalau mereka tidak mau mendengar agar kawasan itu bersih saat ditinggalkan, catat dan larang mereka berjualan lagi," pungkasnya.
(bds)