Danny Pomanto Tetapkan Kawasan CPI Masuk Wilayah Kecamatan Mariso
Selasa, 31 Juli 2018 - 22:05 WIB
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto memantau kawasan CPI yang rencananya akan dibangun New Balai Kota Makassar, Selasa (31/7/2018). Foto : Istimewa
A
A
A
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto menetapkan kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) masuk di wilayah Kecamatan Mariso. Menyusul masih simpang siurnya pembagian wilayah kawasan reklamasi tersebut.
“Sekalian kita melakukan verifikasi wilayah yang selama ini simpang siur, ada yang mengklaim CPI masuk wilayah pemerintah Kecamatan Tamalate, ada juga yang mengatakan masuk wilayah Mariso, sekalian kita menata ini guna mendapat kepastian,” ungkap Danny Pomanto saat melakukan tinjauan di Kawasan CPI, Selasa (31/7/2018).
“Jadi kita sepakat menetapkan CPI masuk kecamatan Mariso, Kelurahan Panambungan, jadi dia utuh Panambungan, nanti kita sesuaikan PBB, NJOP, kemudian kependudukan, aministrasi, dan hal-hal yang berhubungan dengan pemerintahan,” sambungnya.
Dengan demikian kata Danny, jika semua usaha-usaha di tempat itu telah berjalan maka Pemerintah Kota bisa menarik PBB dari Rp34 miliar–Rp100miliar yang bisa ditarik setiap lantainya terhadap bangunan nantinya di tempat itu.
Diketahui, di kawasan CPI ini menjadi lokasi perencanaan pembangunan Wisma Negara dan New Balai Kota Makassar.
“Sekalian kita melakukan verifikasi wilayah yang selama ini simpang siur, ada yang mengklaim CPI masuk wilayah pemerintah Kecamatan Tamalate, ada juga yang mengatakan masuk wilayah Mariso, sekalian kita menata ini guna mendapat kepastian,” ungkap Danny Pomanto saat melakukan tinjauan di Kawasan CPI, Selasa (31/7/2018).
“Jadi kita sepakat menetapkan CPI masuk kecamatan Mariso, Kelurahan Panambungan, jadi dia utuh Panambungan, nanti kita sesuaikan PBB, NJOP, kemudian kependudukan, aministrasi, dan hal-hal yang berhubungan dengan pemerintahan,” sambungnya.
Dengan demikian kata Danny, jika semua usaha-usaha di tempat itu telah berjalan maka Pemerintah Kota bisa menarik PBB dari Rp34 miliar–Rp100miliar yang bisa ditarik setiap lantainya terhadap bangunan nantinya di tempat itu.
Diketahui, di kawasan CPI ini menjadi lokasi perencanaan pembangunan Wisma Negara dan New Balai Kota Makassar.
(bds)