Dampak Corona, PMI Jatim Dilibatkan Bantu Pemulasaraan Jenazah

Minggu, 05 April 2020 - 14:03 WIB
Dampak Corona, PMI Jatim...
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bertemu dengan Ketua PMI Jatim, Imam Utomo. Foto/Dok.Humas Pemprov Jatim
A A A
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa membangun sinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jatim, untuk menyiagakan mobil transfusi darah di sejumlah kantor pemerintah, BUMN, dan BUMD secara bergiliran.

Hal ini dilakukan guna mengatasi pemenuhan persediaan darah yang sempat menurun sejak virus Corona baru, Covid-19 merebak. Sebagian besar pendonor tinggal di rumah sehingga yang donor di unit tranfusi darah menjadi berkurang.

"Keberadaan mobil donor darah milik PMI tersebut diharapkan bisa menambah menjangkauannya, agar para pendonor darah di Jatim bisa tetap mendonorkan darahnya di saat merebak wabah Covid-19. Banyak dari pegawai BUMN maupun BUMD dan karyawan di Pemprov Jatim siap melakukan donor darah sehingga persediaan darah yang dibutuhkan oleh masyarakat bisa terpenuhi. Kami siap jika PMI Jatim menempatkan mobil keliling PMI di Grahadi maupun kantor Pemprov. Waktunya bisa dilakukan secara bergilir," ungkap Khofifah saat melakukan kunjungan ke Kantor PMI Jatim, Surabaya.

Khofifah mengatakan, dirinya sadar bahwa penerapan pembatasan aktivitas dan sosial cukup berdampak pada jumlah persediaan darah yang diterima Palang Merah Indonesia (PMI) di tengah pandemi Covid-19 ini. Karenanya Khofifah meminta PMI untuk meningkatkan aksi jemput bola dengan tetap menjaga pembatasan sosial.

Menurut Khofifah, peran PMI Jatim sangatlah strategis terutama dalam penanganan Bencana Alam maupun bencana Non Alam seperti sekarang. Terlebih dalam menghadapi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Selain untuk pemenuhan kebutuhan persediaan darah, mantan menteri sosial era kabinet Indonesia Bersatu tersebut juga mengajak PMI Jatim, membantu proses pemulasaraan jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Allhamdulillah kami melihat kecepatan PMI Jatim dalam menjangkau para pendonor maupun memberikan langkah preventif kepada masyarakat Jatim, di tengah pandemi Covid-19 sangat luar biasa. Kami juga akan memberikan bantuan hibah kepada PMI Jatim sebesar Rp1 miliar untuk mempercepat pencegahan Covid-19 di Jatim. Kami berharap sinergi ini mempercepat penangan Covid-19 , termasuk pemenuhan persediaan darah dan pemulasaraan jenazah," ungkapnya.

Hingga saat ini jumlah kasus pandemi Covid-19 di Jatim, terus meningkat. Terutama di wilayah Surabaya, yang telah menjadi episentrum dari Jatim, sehingga percepatan pebanganan bisa dilakukan secara detail. Khususnya di Surabaya yang penambahan positif Covid-19 meningkat cukup signifikan.

Khofifah menerangkan, bahwa Pemprov Jatim memiliki website yang berisikan radar covid yang bisa menjangkau hingga data di tingkat kecamatan. Diharapkan, kabupaten/kota akan membuat pemetaan hingga desa atau sub desa (dusun) sehingga bisa melakukan isolasi secara mandiri di masing masing wilayah.

"Jadi kami memiliki Radar Covid-19 bisa di tracing bisa dilihat hingga tingkat kecamatan baik status ODP, PDP ataupun data Positif," jelasnya.

Ketua PMI Jatim, Imam Utomo mengatakan, dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini PMI Jatim telah mengambil langkah preventif berupa penyemprootan desenfiktan, masker, hand sanitizer hingga mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mencuci tangan.

Dihadapan gubernur, Imam Utomo menyampaikan bahwa kondisi pandemi Covid-19 saat ini pendonor pada awalnya sempat berkurang 50-60 persen. Saat ini persediaan darah untuk golongan darah A sebanyak 2.860 kantong, golongan darah B sebanyak 2.376, golongan darah AB 4.001 kantong, dan Golongan Darah O sebanyak 1.043 kantong.

Pihaknya menyatakan, penurunan persediaan darah tersebut langsung direspon oleh PMI Jatim lewat penjemputan kepada para pendonor, hingga memberikan layanan langsung dengan menggelar donor darah kepada TNI-Polri dan satuan TNI AL maupun TNI AU serta Pemprov Jatim.

"Allhamdulillah langkah yang kami ambil membuahkan hasil sehingga kebutuhan darah penurunannya menjadi 30-40 persen saja. Ke depan, kami akan mengintensifkan mobil keliling baik di Grahadi maupun kantor kantor Pemprov Jatim, dalam menjangkau para pendonor darah," tutupnya.
(eyt)
Berita Terkait
Darurat Corona, Pemprov...
Darurat Corona, Pemprov Jatim Siapkan Rumah Sakit Darurat
Darurat Corona, Surabaya...
Darurat Corona, Surabaya Utara Disemprot Disinfektan
Spanyol Perpanjang Keadaan...
Spanyol Perpanjang Keadaan Darurat Virus Corona
Virus Corona Menggila,...
Virus Corona Menggila, Mali Umumkan Keadaan Darurat
Senin, Jepang Perpanjang...
Senin, Jepang Perpanjang Keadaan Darurat Virus Corona
Darurat Corona, Pemerintah...
Darurat Corona, Pemerintah Diminta Hentikan Gelombang PHK
Berita Terkini
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
52 menit yang lalu
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
1 jam yang lalu
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
1 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
2 jam yang lalu
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
2 jam yang lalu
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved