Jaringan Kedai Berkonsep Coffee to Go Diskuupi Hadir di Surabaya

Rabu, 04 September 2019 - 17:38 WIB
Jaringan Kedai Berkonsep...
Founder dan CEO Diskuupi Wardah Nafisah serta Co-Founder Diskuupi Puteri Yulanda di kedai kopi terbaru Diskuupi di Surabaya, Rabu (4/9/2019). Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A A A
Jaringan kedai kopi berkonsep "coffee to go" bernama Diskuupi hadir di Surabaya. Diskuupi digerakkan oleh dua perempuan muda, Wardah Nafisah dan Putri Yolanda.

"Bisnis kopi selama ini kan seolah-olah hanya didominasi cowok-cowok. Karena pada dasarnya kami suka kopi, lalu terpikir kenapa enggak sekalian ini dijadikan bisnis. Maka lahirlah Diskuupi," ujar Founder dan CEO Diskuupi, Wardah Nafisah, disela pembukaan gerai Diskuupi di Jalan Nginden Semolo, Rabu (4/9/2019).

Diskuupi, lanjut Wardah, hadir di tiga titik di Surabaya, yaitu kawasan Nginden Semolo, Tenggilis, dan Dharmawangsa. Titik pertama telah beroperasi di Nginden Semolo. "Dua titik lainnya kami buka pekan depan. Sekarang proses finalisasi," ujar Wardah.

Dalam waktu dekat, Diskuupi juga bakal ekspansi ke sejumlah daerah lain, seperti Jakarta, Pasuruan, Madiun, Jember, Banyuwangi, Sidoarjo, Bandung, Malang, dan Bali.

"Kami targetkan hingga akhir tahun ini 10 gerai dibuka. Tahun depan bisa tambah lagi 30 gerai. Diskuupi mengincar segmen anak-anak muda dengan harga yang affordable. Semuanya kami lakukan by research. Mulai nama, menu, sampai harga, kami riset ke target pasar," ujar Wardah.

Wardah optimistis, Diskuupi menuai respons positif dari pasar. Apalagi, pasar penggemar kopi di Tanah Air punya ruang besar untuk bertumbuh. Saat ini, konsumsi kopi per kapita di Indonesia masih rendah, hanya berkisar 1,5 kilogram per kapita/tahun.

Sedangkan di negara lain seperti Jepang sudah 5 kilogram dan bahkan Filandia sebesar 12 kilogram per kapita/tahun. "Padahal Indonesia termasuk negara produsen kopi terbesar dunia. Ada ruang pertumbuhan bisnis kopi yang masih sangat besar," jelas Wardah.

Jaringan Kedai Berkonsep Coffee to Go Diskuupi Hadir di Surabaya


Untuk memikat pasar, Diskuupi menghadirkan menu kopi orisinal dan berbagai variannya, seperti perpaduan kopi susu cokelat, kopi susu pisang, kopi susu kelapa, dan kopi susu matcha.

Wardah menjelaskan, konsep bisnis Diskuupi adalah kewirausahaan sosial. Ada misi sosial yang diusung seperti pemberdayaan petani dan menyebar valuepositif ke anak-anak muda.

"Misi kami membawa kopi berkualitas tinggi dari petani lokal di Bondowoso, Banyuwangi, Pasuruan untuk konsumen. Di beberapa gerai nanti, terutama daerah-daerah penghasil kopi, kami menawarkan kepemilikan saham untuk petani. Jadi petani ikut memiliki Diskuupi, tidak hanya jual kopinya ke kami. Sehingga, petani memahami rantai bisnis kopi, dengan harapan semakin menyejahterakan mereka," ujarnya.

Co-Founder Diskuupi, Puteri Yulanda menambahkan, mengusung tagline "diskusi aku, kamu, dan kopi", Diskuupi mengajak anak-anak muda selalu berkegiatan positif.

"Kalau pun nongkrong dan begadang ditemani kopi, itu dalam rangka positif. Misalnya, bikin tugas kuliah, merencanakan bisnis baru, berkegiatan sosial," ujarnya.

Dia mengungkapkan, Diskuupi lahir karena hobinya yang sering berkumpul dengan teman-temannya dalam waktu yang lama alias nongkrong. "Saya hobi nongkrong. Tiap hari berjam-jam nongkrong, berbicara tak tentu arah. Kenapa tidak terpikirkan untuk bikin tempat nongkrong dan ngopi sendiri, karena itu sudah jadi kebutuhan saya. Maka lahirlah Diskuupi," terangnya.

Sejalan dengan itu, aktivitas yang digelar Diskuupi juga mengajak anak muda berkegiatan positif. "Misalnya, ada diskon untuk mahasiswa yang sedang belajar kelompok. Bahkan ada diskon untuk mahasiswa atau pelajar dengan Indeks Prestasi atau rapor tertentu," ujarnya.
(eyt)
Berita Terkait
Rekomendasi Ngopi di...
Rekomendasi Ngopi di Kota Surabaya, Kreme N Krema
Ini Waktu Terbaik Minum...
Ini Waktu Terbaik Minum Kopi, Tidak Harus Pagi Hari
5 Waktu Terlarang Minum...
5 Waktu Terlarang Minum Kopi, Jangan Asal Konsumsi
Pakar Kesehatan UM Surabaya...
Pakar Kesehatan UM Surabaya Ungkap 5 Bahaya Sering Minum Kopi
5 Dampak Minum Kopi...
5 Dampak Minum Kopi saat Perut Kosong, Nomor 4 Paling Sering Terjadi
Geger Ibu Beri Bayinya...
Geger Ibu Beri Bayinya Minum Kopi, Ini Bahayanya untuk Kesehatan
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
3 jam yang lalu
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
4 jam yang lalu
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
5 jam yang lalu
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
12 jam yang lalu
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
13 jam yang lalu
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
13 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved