Bupati Batang Siapkan Rp3 Miliar untuk Insentif Tenaga Kesehatan

Rabu, 08 April 2020 - 18:45 WIB
Bupati Batang Siapkan...
Bupati Batang Wihaji saat melakukan telekonferensi dengan kepala Puskesmas Se Kabupaten Batang. Foto Istimewa
A A A
Bupati Batang menyatakan bahwa petugas kesehatan yang bertugas selama wabah pandemi covid-19 akan mendapatkan insentif. Petugas kesehatan menjadi garda terdepan dalam berjuang merawat dan menyelamatkan masyarakat yang terpapar corona.

Karena bertugas dengan resiko tinggi, Bupati menyiapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebagai bentuk apresiasi Pemkab Batang atas jasanya.

"Insentif untuk tiga bulan sudah kita siapkan sekitar Rp 3 miliar, bahkan bisa sampai Rp 4 miliar karena masih dihitung, "kata Wihaji usai telekonferensi dengan Kepala Puskesmas se Kabupaten Batang di ruang kerjanya, Rabu (8/4/2020).

Adapun skema penerimaan insentif sesuai dengan indikator resiko masing - masing petugas kesehatan, baik di Dinas Kesehatan dan Puskesmas.

"Insentifnya tentu berbeda - beda seperti dokter resiko tinggi nilai insentifnya tentunya tinggi, dibanding, perawat dan bidan serta tenga lainya," ungkapnya.

Berdasarkan catatan dari dinas kesehatan kabupaten Batang, ASN tenaga kesehatan totalnya mencapai 880 orang, belum termasuk non ASN.

"Insentif ini merupakan ondo usuk (pembagian uang berdasarkan resiko, wujud rasa terimakasih Pemkab," kata Wihaji.

Tidak hanya itu, untuk menjaga stamina dan kesehatan para tenaga kesehatan, Pemkab juga sudah menyiapkan anggaran Rp 300 juta untuk pembelian suplemen vitamin untuk tenga kesehatan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang dr Mukhlasin menjelaskan, insentif tenaga kesehatan lebih fokus di Puskesmas, karena untuk tenaga kesehatan yang di Dinas malah lebih kecil.

"Insentif fokus ke Puskesmas karena tenaga kesehatannya yang pertama menerima pasien, sehingga resikonya pun tinggi, apalagi tugasnya betambah dengan kehadiran pemudik yang sudah tiba di Batang," katanya.

Ia berharap kepada Semu petigas di Puskesmas layani masyarakat dengam baik, hati - hati, jangan takut tapi juga jangan ceroboh.

"Layani masyatakat sesuai dengan Standar Pelayanan Prosedur, teliti periksa pasien karena sekarang ini tren Orang Tanpa Gejala (OTG) terkadang mereka karier atau pembawa virus corona, maka tetap hati - hati dan jangan ceroboh," pungkasnya.
(nun)
Berita Terkait
Poli Ditutup, Pemkab...
Poli Ditutup, Pemkab Batang Siapkan Insentif Tenaga Medis RS QIM
Hasil Tes Swab, 10 Tenaga...
Hasil Tes Swab, 10 Tenaga Medis di Batang Positif Covid-19
Kasus Pertama, Warga...
Kasus Pertama, Warga Batang Terpapar Covid-19 Meninggal Dunia di Solo
Bupati Batang Siap Patahkan...
Bupati Batang Siap Patahkan Prediksi Puncak Covid-19 Bulan Juli
Pemkab Batang Siapkan...
Pemkab Batang Siapkan Langkah Kontijensi Tangani Pandemi Covid -19
Bupati Minta Poli RS...
Bupati Minta Poli RS QIM Batang Ditutup Sementara
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
11 menit yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
2 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved