Bupati Batang Siap Patahkan Prediksi Puncak Covid-19 Bulan Juli
Rabu, 15 April 2020 - 07:06 WIB
loading...
Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati Suyono, Kapolres AKBP Abdul Waras dan Dandim 0736 Letkol Kav Henry RJ Napitupulu melakukan telekonferen dengan Forkopimcam, Selasa (14/4/2020). FOTO : Istimewa
A
A
A
BATANG - Bupati Batang Wihaji mengungkapkan bahwa wabah pandemi Corona menurut prediksi puncaknya penyebaran terjadi pada bulan Juli 2020. Hal itu berdasarkan prediksi tim gugus tugas pusat.
Namun prediksi itu bisa digagalkan, apabila semua elemen masyarakat kompak dan patuh terhadap himbauan pemerintah dan terapkan metode protokol kesehatan dalam keseharianya.
"Tugas saya bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) menggagalkan prediksi tersebut, sehingga Covid-19 segera selesai dan kembali menjalani hidup normal," kata Wihaji saat telekonferensi dengan forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) di ruang Bupati setempat, Selasa (14/4/2020).
Diakuinya, kondisi wabah pandemi Corona memang di setiap kecamatan berbeda –beda. Pasalnya pihaknya sudah keliling ke desa - desa di saat wabah pandemi Covid-19 untuk melihat secara langsung kondisi warga.
"Dari hasil pengamatan saya, masyarakat butuh edukasi tentang bahayanya virus Corona dan pencegahan hingga memutus mata rantai virus asal Tiongkok, harus serius dioptimalkan oleh Forkopimcam sampai ke tingkat desa, " katanya.
Namun prediksi itu bisa digagalkan, apabila semua elemen masyarakat kompak dan patuh terhadap himbauan pemerintah dan terapkan metode protokol kesehatan dalam keseharianya.
"Tugas saya bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) menggagalkan prediksi tersebut, sehingga Covid-19 segera selesai dan kembali menjalani hidup normal," kata Wihaji saat telekonferensi dengan forum koordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) di ruang Bupati setempat, Selasa (14/4/2020).
Diakuinya, kondisi wabah pandemi Corona memang di setiap kecamatan berbeda –beda. Pasalnya pihaknya sudah keliling ke desa - desa di saat wabah pandemi Covid-19 untuk melihat secara langsung kondisi warga.
"Dari hasil pengamatan saya, masyarakat butuh edukasi tentang bahayanya virus Corona dan pencegahan hingga memutus mata rantai virus asal Tiongkok, harus serius dioptimalkan oleh Forkopimcam sampai ke tingkat desa, " katanya.
Lihat Juga :