Di Tengah Pandemi Corona, DPR Ngotot Bahas RUU Ciptaker

Selasa, 07 April 2020 - 19:45 WIB
Di Tengah Pandemi Corona,...
Wakil Ketua Baleg DPR dari Fraksi PPP, Achmad Baidowi mengatakan Baleg menerima penugasan dari Badan Musyawarah (Bamus) DPR dan Paripurna untuk membahas RUU Ciptaker. Foto/dpr.go.id
A A A
Di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, DPR dan pemerintah tetap ngotot membahas Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker).

Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPR dari Fraksi PPP, Achmad Baidowi mengatakan Baleg menerima penugasan dari Badan Musyawarah (Bamus) DPR dan Paripurna untuk membahas RUU Ciptaker.

"Baleg akan membahas RUU tersebut sesuai meknisme perundang-undangan yakni UU 15/2019 jo UU 12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan serta Peraturan DPR tentang Pembentukan UU dan Peraturan DPR tentang Tatib," ujar politikus yang akrab disapa Awiek ini dalam keterangan tertulis usai melakukan Rapat Pleno Baleg secara virtual, Selasa (7/4/2020).

Dalam rapat pleno yang digelar secara terbuka tersebut, Baleg juga menyepakati jadwal pembahasan yang sifatnya nanti tentatif. "Yang pasti Baleg akan menggelar raker dengan pemerintah untuk meminta penjelasan pmerintah terkait kesiapan dan terkait kondisi terkini akibat COVID-19, apakah masih ada perubahan," katanya.

Dikatakan Awiek, Baleg sepakat untuk terlebih dahulu menggelar uji publik melalui RDPU sesuai dengan klaster. Para stakeholder juga akan diundang termasuk dari pakar ekonomi maupun pakar hukum.

Sementara untuk penyusunan daftar inventarisasi masalah (DIM) Fraksi menunggu masukan dari publik. Jika ada yang sudah siap bisa diajukan terlebih dahulu dengan prinsip fleksibel yakni bisa diubah sesuai dinamika.

"Baleg sepakat untuk terlebih dahulu membahas klaster-klaster yang tidak terlalu menimbulkan polemik sedangkan untuk klaster ketenagakerjaan akan dibahas terakhir," pungkas Awiek. (Baca juga : Ini 9 Poin Dampak Negatif Omnibus Law Cipta Kerja Versi KSPI )
(nun)
Berita Terkait
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Kesehatan Jadi Undang-Undang Meski Ditolak PKS dan Demokrat
Kendaraan Taktis Bersiaga...
Kendaraan Taktis Bersiaga di Kawasan Gedung DPR RI Senayan
Tunggu Buruh Tangerang,...
Tunggu Buruh Tangerang, Ratusan Buruh FSP LEM SPSI Gelar Orasi di Grogol
Demi Investor Omnibus...
Demi Investor Omnibus Law Ciptaker Soal Pesangon PHK Bakal Diubah
Isu PHK 1,5 Juta Pekerja,...
Isu PHK 1,5 Juta Pekerja, KSPI Minta DPR Hentikan Pembahasan Omnibus Law
Buruh Minta DPR Tinjau...
Buruh Minta DPR Tinjau Ulang Omnibus Law Cipta Kerja
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
1 jam yang lalu
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
1 jam yang lalu
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
1 jam yang lalu
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
2 jam yang lalu
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
3 jam yang lalu
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
9 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved