Pilkada

Golput jadi pemenang Pilgub Jatim

Senin,  2 September 2013  −  04:58 WIB
Golput jadi pemenang Pilgub Jatim
Ilustrasi Okezone

Sindonews.com - Warga Jawa Timur yang tidak menggunakan hak pilihnya atau golput pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) ternyata cukup tinggi.

Direktur Lingkar Indonesia untuk Keadilan (Link) Aan Ansori mengatakan, dari pantuannya golput pada Pilgub kali ini cukup tinggi.

Seperti di Kabupaten Jombang misalnya, dari 1.001.953 orang pemilih, namun warga yang datang ke TPS untuk menyalurkan haknya hanya 567.711 orang atau 56,6 persen.

"Itu artinya jumlah warga yang tidak ikut memilih alias golput mencapai 434.242 orang atau setara dengan 43,34 persen," ujar Aan Ansori, Minggu (1/9/2013).

"Dengan demikian, golputlah yang menjadi pemenang dalam Pilgub Jatim di Jombang. Sebab pasangan KarSa yang menjadi juara di kota santri ini saja ternyata hanya meraih 248.079 suara, kalah dengan golput, demikian juga dengan pasangan Khofifah-Herman yang menduduki peringkat kedua hanya memperoleh 232.515 suara," sambung Aan.

Melihat angka tersebut, lanjut Aan, menunjukkan pemenang dalam Pilgub Jatim di Jombang tidak legitimate karena kalah dengan suara golput itu sendiri.

Menurut Aan, melihat kondisi itu, menurutnya DPRD Jombang harus segera turun tangan untuk mengaudit kinerja KPU Jatim. Penyelenggaran Pilgub ini telah menghabiskan anggaran hingga miliar rupiah namun ternyata peran serta masyarakat dalam Pilgub ternyata rendah.

KPU dinilainya tidak maksimal meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam pesta demokrasi tersebut.

"Pemerintah sudah menggelontorkan anggaran hingga miliaran kepada KPUD agar menggelar hajatan pesta demokrasi dengan sebaik-baiknya, namun kenyataannya tidak maksimal," tukasnya.

 Aan juga mendesak DPRD segera membentuk tim khusus untuk mengaudit KPU dalam waktu dengat ini.


(lns)

views: 3.329x
shadow