Panjang 3 KM, Jonan Minta Tarif Tol Dibebaskan

Kamis, 07 Juli 2016 - 20:07 WIB
Panjang 3 KM, Jonan...
Panjang 3 KM, Jonan Minta Tarif Tol Dibebaskan
A A A
JAKARTA - Jalan tol yang semula dikenal dengan jalan bebas hambatan kini sudah mulai berbalik, bahkan saat ini kemacetan parah berada di jalan berbayar itu. Bahkan, titik pertama dari kemacetan tersebut ada di antrean pembayaran gerbang tol.

Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengaku, pihaknya telah berbicara kepada pemilik jalan tol untuk siap menghadapi arus balik 2016. Kata dia, jika terjadi kemacetan panjang, maka jalan berbayar itu harus digratiskan.

"Kalau nanti arus balik ke arah barat sampai macet lebih dari tiga kilometer di pintu tol itu harus dibebaskan tarifnya, kalau kosong lagi ya bayar lagi," kata Jonan, Kamis (7/7/2016).

Jonan mencontohkan, ketika Gerbang Tol Cikarang Utama untuk Tol Cikampek-Jakarta, kemudian GT Karang Tengah untuk Tol Merak-Jakarta, GT Pasteur harus dijaga oleh petugas di sana.

"Kalau macet ya dibebaskan. karena tidak semua pakai electronic gate kan, masih ada yang bayar tunai," tukasnya.

Untuk udara, kereta api, dan laut, Johan berharap, akan lebih lancar karena arus balik tidak seberat saat arus mudik. Karena warga tidak semua mengejar tanggal tertentu untuk sampai ke Jakarta.

Sementara itu, untuk sekitar Brebes, Jonan mengaku, sudah meminta agar Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) membebaskan biaya tol jika terjadi kemacetan sepanjang tiga kilometer.

"Berbulan-bulan saya sudah bilang kalau macet dibebaskan saja, BPJT-nya saja enggak bereaksi. Cari Menteri PU karena BPJT di bawah menteri PU, kalau saya bisa ngatur tol itu pasti lebih beres," katanya.

Mengenai antisipasi jika dibebaskan biaya, Jonan mengaku, tidak akan separah saat arus mudik kemarin. Hanya saja, untuk arus balik ketika di Tol Cikarang nanti.

"Secara teori mestinya tidak macet karena kami punya empat pintu, mulai dari Brebes Timur, Barat, Pejagan, dan Kanji. Macetnya itu di jalan arterinya, bukan di jalan tol. Kalaupun nanti macet lagi paling di Cikarang karena ngumpul semua. Brebes Timur itu pintu pertama dari arah timur pasti enggak macet," katanya lagi.

Saat ditanya akan kerugian yang didapat jika dibebaskan tarif, dia mengaku, tidak akan ada kerugian yang berarti. Karena jika sudah longgar akan ditarik lagi tarifnya.

"Enggak rugi lah Insya Allah. Setelah longgar ya ditarik tarif lagi. Sebetulnya juga tidak ada transaksi, cuma ambil tiket, bayarnya nanti di pintu Cikarang dan Palimanan," tukasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Ini Penyebab dan Titik...
Ini Penyebab dan Titik Kemacetan Lalu Lintas di Jalur Puncak Bogor
Pemudik yang Lolos Keluar...
Pemudik yang Lolos Keluar Jakarta Capai 1 Juta Lebih
Antisipasi Kemacetan...
Antisipasi Kemacetan di Parapat, Dishub Pemkab Simalungun Rekayasa Arus Lalu Lintas
Protes Pengalihan Arus...
Protes Pengalihan Arus di Pantura Cirebon, Emak-emak Main Drama Banting Helm Lalu Pingsan di Tengah Jalan
Arus Mudik di Tol Cipali...
Arus Mudik di Tol Cipali Meningkat, Lalu Lintas Masih Lancar
Arus Lalu Lintas Jalur...
Arus Lalu Lintas Jalur Selatan Nagreg Padat, Tampak Antrean Kendaraan di Citaman
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
1 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
1 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
1 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
2 jam yang lalu
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
2 jam yang lalu
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
3 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved