Demo Tolak Perppu Cipta Kerja, Mahasiswa Lempari Gedung DPRD Sumut dengan Telur
Kamis, 19 Januari 2023 - 04:14 WIB
loading...
Mahasiswa lempari gedung DPRD Sumut dengan telur. Foto: Wahyudi/SINDOnews
A
A
A
MEDAN - Ratusan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut), Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Sumatera Utara. Dalam aksinya, massa melempari gedung DPRD Sumut dengan telur.
Mereka menuntut DPRD Sumut turut menyuarakan penolakan terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja yang baru dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu.
Dalam aksinya, massa aksi yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus itu melakukan orasi dan membakar ban bekas, di depan gerbang kompleks DPRD Sumut.
Baca juga: Tolak Perppu Cipta Kerja Partai Buruh Siap Gelar Demo
Belakangan mereka juga melempari gedung DPRD dengan telur dan tomat. Lantaran tak satupun pimpinan DPRD maupun anggota DPRD yang keluar menemui dan menerima aspirasi mereka.
"Kami kecewa karena tidak satupun yang keluar. Ini (aksi lempar telur dan tomat) adalah bentuk kekecewaan kami," sebut Abdul salah satu pimpinan aksi, Rabu (18/1/2023).
Abdul mengatakan, secara substansi mereka ingin DPR dan DPRD sebagai wakil rakyat, menyatakan sikap menolak Perppu tersebut. Itu karena kehadiran Perppu menciderai perasaan rakyat.
Mereka menuntut DPRD Sumut turut menyuarakan penolakan terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja yang baru dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu.
Dalam aksinya, massa aksi yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus itu melakukan orasi dan membakar ban bekas, di depan gerbang kompleks DPRD Sumut.
Baca juga: Tolak Perppu Cipta Kerja Partai Buruh Siap Gelar Demo
Belakangan mereka juga melempari gedung DPRD dengan telur dan tomat. Lantaran tak satupun pimpinan DPRD maupun anggota DPRD yang keluar menemui dan menerima aspirasi mereka.
"Kami kecewa karena tidak satupun yang keluar. Ini (aksi lempar telur dan tomat) adalah bentuk kekecewaan kami," sebut Abdul salah satu pimpinan aksi, Rabu (18/1/2023).
Abdul mengatakan, secara substansi mereka ingin DPR dan DPRD sebagai wakil rakyat, menyatakan sikap menolak Perppu tersebut. Itu karena kehadiran Perppu menciderai perasaan rakyat.
Lihat Juga :