Mengenal Asal Usul Nganjuk dan Sejarahnya
Selasa, 17 Januari 2023 - 19:57 WIB
loading...
A
A
A
Pada masa ini juga sempat terjadi perlawanan Kiai Panoppo Ngliman Guru Agung keturunan Sunan Giri akibat dikenakannya pajak oleh Pemerintah Belanda.
Kemudian pada masa pemerintahan Kanjeng Raden Toemenggoeng Sosrokoesoemo (II) yang merupakan anak dari Sosrodirdjo di tahun 1844 dicabutlah Kabupaten Godean dan secara resmi tergabung ke dalam Kabupaten Berbek.
Pada saat itu Godean juga telah berubah statusnya dari kabupaten menjadi distrik. Bersamaan dengan Distrik Siwalan dan Distrik Berbek menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Berbek.
Menurut Akte Komisaris Daerah-daerah Kraton yang telah diambil alih tanggal 16 Juni 1831, bahwa di Kabupaten Berbek terdapat 3 (tiga) distrik, Kabupaten Nganjuk ada 2 (dua) distrik dan Kabupaten Kertosono ada 3 (tiga) distrik, sehingga jumlah keseluruhan ada 8 (delapan) distrik.
Baca juga : Menilik Asal Usul Jakarta Jadi Ibukota Negara Indonesia
Namun sebelum RT Sosrowignjo meninggal dunia, telah terjadi suatu proses penghapusan Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Kertosono menjadi Kabupaten Berbek.
Kemudian pada masa pemerintahan Kanjeng Raden Toemenggoeng Sosrokoesoemo (II) yang merupakan anak dari Sosrodirdjo di tahun 1844 dicabutlah Kabupaten Godean dan secara resmi tergabung ke dalam Kabupaten Berbek.
Pada saat itu Godean juga telah berubah statusnya dari kabupaten menjadi distrik. Bersamaan dengan Distrik Siwalan dan Distrik Berbek menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Berbek.
Menurut Akte Komisaris Daerah-daerah Kraton yang telah diambil alih tanggal 16 Juni 1831, bahwa di Kabupaten Berbek terdapat 3 (tiga) distrik, Kabupaten Nganjuk ada 2 (dua) distrik dan Kabupaten Kertosono ada 3 (tiga) distrik, sehingga jumlah keseluruhan ada 8 (delapan) distrik.
Baca juga : Menilik Asal Usul Jakarta Jadi Ibukota Negara Indonesia
Namun sebelum RT Sosrowignjo meninggal dunia, telah terjadi suatu proses penghapusan Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Kertosono menjadi Kabupaten Berbek.
Lihat Juga :