Unhas Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Mahasiswa yang Tewas saat Ikut Diksar Mapala
Senin, 16 Januari 2023 - 19:26 WIB
loading...
Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Fakultas Teknik telah membentuk tim khusus terpadu untuk melakukan investigasi terkait tewasnya seorang mahasiswa saat mengikuti Diksar. Foto Yoel Yusvin
A
A
A
MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Fakultas Teknik telah membentuk tim khusus terpadu untuk melakukan investigasi terkait tewasnya seorang mahasiswa saat mengikuti Diksar Mapala 09 Fakultas Teknik Unhas di Desa Tompobulu, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.
Civitas akademik juga telah membekukan UKM Mapala, termasuk segala bentuk kegiatan yang ada di dalamnya. Hal ini diungkapkan langsung Dekan Fakultas Teknik Unhas Prof. Isran Ramli usai berkunjung ke rumah duka di jalan satelite dua Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Baca juga: Miris, Mahasiswa Unhas Meninggal Dunia saat Diksar Mapala di Maros
"Setelah rapat internal Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Teknik telah dibentuk tim khusus terpadu untuk mengusut kasus tewasnya mahasiswa Virendy Marjefi Mahentouw saat mengikuti Diksar Mapala 09 Fakultas Teknik Unhas di Desa Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan," beber Isran, Senin (16/1/2023).
Nantinya, lanjut dia, tim akan turun langsung ke lokasi Diksar dan melibatkan ahli psikolog, mengingat hampir seluruh panitia pelaksana yang tergabung dalam UKM Mapala 09 Unhas sempat syok pasca kejadian.
Civitas akademik juga telah membekukan UKM Mapala, termasuk segala bentuk kegiatan yang ada di dalamnya. Hal ini diungkapkan langsung Dekan Fakultas Teknik Unhas Prof. Isran Ramli usai berkunjung ke rumah duka di jalan satelite dua Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Baca juga: Miris, Mahasiswa Unhas Meninggal Dunia saat Diksar Mapala di Maros
"Setelah rapat internal Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Teknik telah dibentuk tim khusus terpadu untuk mengusut kasus tewasnya mahasiswa Virendy Marjefi Mahentouw saat mengikuti Diksar Mapala 09 Fakultas Teknik Unhas di Desa Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan," beber Isran, Senin (16/1/2023).
Nantinya, lanjut dia, tim akan turun langsung ke lokasi Diksar dan melibatkan ahli psikolog, mengingat hampir seluruh panitia pelaksana yang tergabung dalam UKM Mapala 09 Unhas sempat syok pasca kejadian.
Lihat Juga :