Rusak Parah, 8 Titik Jalan Trans Merauke-Tanah Merah Sebabkan Kemacetan

Senin, 13 Juli 2020 - 20:18 WIB
loading...
Rusak Parah, 8 Titik...
Tampak salah satu titik jalan trans Merauke- Tanah Merah yang kondisinya rusak parah. (Ist)
A A A
MERAUKE - Terdapat pengalaman tersendiri ketika menyusuri jalan Trans Papua. Jalan baru yang membelah perut Provinsi Papua dan Papua Barat itu memang belum sempurna seluruhnya.

Saat menyusuri rute Merauke-Boven Digul sepanjang 494 kilometer, pengguna jalan akan disuguhi banyak pemandangan menawan. Terutama ketika melewati Taman Nasional Wasur. Jalannya sangat indah, di kiri kanannya banyak pohon bush sehingga membuat udaranya cukup segar.

Namun, setelah melewati Distrik Muting di Kilometer 1.878, terlihat jalan-jalan yang tidak layak. Padahal beberapa hari lalu Kepala Balai Merauke Sefnat Womsiwor baru saja memerintahkan untuk segera diperbaiki.

Dari pantauan, ada delapan titik yang rusak parah. Seperti di daerah Miri-Getentiri-Tanah Merah dan Mindiptana. Di titik-titik ini jalannya rusak parah. Mobil sudah melewati jalan. Tak jarang terjadi antrean puluhan kendaraan karena ada mobil yang terpuruk, bannya masuk tanah. Jika tak bisa lolos segera bisa jadi antrean puluhan mobil itu bisa menginap 2-3 hari.

Tokoh Adat di Distrik Arembet, Paskalis Aurop (85), kesal karena proyek jalan itu sudah berlangsung tahunan namun tetap saja tidak beres. Masih banyak titik yang rusak parah. Sementara kontraktor mengaku sudah menyelesaikan proyek tahun lalu.

"Saya atas nama kepala adat Arembet mendesak agar jalan-jalan ini segera diperbaiki. Sudah lama proyek pembangunan jalan di sini, tapi tetap saja banyak yang masih rusak. Saya minta agar jalan ini segera diperbaiki agar ekonomi Papua bagian Selatan jadi baik," kata Paskalis Aurop dalam sebuah pernyataan, Senin (13/7/2020).

Proyek jalan ini menelan biaya ratusan miliar rupiah. Hotmix yang digunakan terlalu tipis. Tebalnya hanya satu sentimeter. Sehingga aspal gampang terkelupas dihantam truk-truk bermuatan 7-9 ton. Banyak jalan yang rusak.

Selain itu, pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan sebaiknya menyediakan timbangan kendaraan untuk mengontrol Trans Merauke ke Tanah Merah. Jika tidak, pembangunan yang sudah menelan ratusan miliar itu akan sia-sia.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Dilanjutkan Malam Ini, Fokus Pemasangan Box Culvert
Ini Jalur Alternatif...
Ini Jalur Alternatif dari Jakarta ke Depok usai Jalan Lenteng Agung Ambles
Jalan Raya Lenteng Agung...
Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Polisi Imbau Masyarakat Cari Jalur Alternatif
Penampakan Jalan Ambles...
Penampakan Jalan Ambles di Lenteng Agung Arah Depok, Kedalaman Hampir 2 Meter
Jalan Ambles di Lenteng...
Jalan Ambles di Lenteng Agung Arah Depok, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Anggota DPD RI Muhammad...
Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah Soroti Jalan Rusak di Sidang Paripurna
Kondisi Jalan Pusat...
Kondisi Jalan Pusat dan Daerah Timpang, PDIP Sarankan Semua Dipegang Pusat
DPR: Prabowo Akan Lanjutkan...
DPR: Prabowo Akan Lanjutkan Perbaikan Jalan Rusak Era Jokowi
Rekomendasi
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Start Mulus! Inggris...
Start Mulus! Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Jalan Kolaboratif Bebaskan...
Jalan Kolaboratif Bebaskan Jawa Timur dari Zona Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved