Paksa Istri Bersetubuh Bertiga dengan Polisi, Aiptu AR Diperiksa Kejiwaannya
Senin, 09 Januari 2023 - 13:59 WIB
loading...
Polda Jatim akan melakukan tes kejiwaan terhadap Aiptu AR yang dilaporkan ke polisi karena diduga memaksa istrinya, MH bersetubuh bertiga dengan temannya. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Bidpropam Polda Jatim akan melakukan tes kejiwaan terhadap Aiptu AR. Anggota polisi ini dilaporkan ke Polda Jatim karena diduga memaksa istrinya, MH bersetubuh bertiga dengan temannya.
Aiptu AR bakal diperiksa kejiwaannya karena tidak ditemukan motif ekonomi dalam kasus dugaan asusila tersebut.
Baca juga: Terungkap! Aiptu AR Ternyata Paksa Istri Beri Layanan Ranjang Bertiga dengan Teman Polisi
"Kita akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap yang bersangkutan (Aiptu AR). Jadi nanti ahli-ahli kejiwaan kita datangkan untuk memeriksa kejiwaan yang bersangkutan," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, Senin (9/1/2023).
Dirmanto mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang. Terdiri dari empat orang dari internal kepolisian dan tiga orang dari eksternal.
"Hasil pemeriksaan sementara didapatkan tidak ada motif ekonomi terkait kejadian asusila tersebut. Karena banyak pemberitaan dijual, dijual, dijual, itu tidak benar. Jadi tidak ada motif ekonomi terkait kejadian asusila tersebut," katanya.
Aiptu AR bakal diperiksa kejiwaannya karena tidak ditemukan motif ekonomi dalam kasus dugaan asusila tersebut.
Baca juga: Terungkap! Aiptu AR Ternyata Paksa Istri Beri Layanan Ranjang Bertiga dengan Teman Polisi
"Kita akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap yang bersangkutan (Aiptu AR). Jadi nanti ahli-ahli kejiwaan kita datangkan untuk memeriksa kejiwaan yang bersangkutan," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, Senin (9/1/2023).
Dirmanto mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang. Terdiri dari empat orang dari internal kepolisian dan tiga orang dari eksternal.
"Hasil pemeriksaan sementara didapatkan tidak ada motif ekonomi terkait kejadian asusila tersebut. Karena banyak pemberitaan dijual, dijual, dijual, itu tidak benar. Jadi tidak ada motif ekonomi terkait kejadian asusila tersebut," katanya.
Lihat Juga :