Cuaca Ekstrem Landa Kepulauan Riau, BMKG Batam: Dipicu Musim Angin Utara
Minggu, 08 Januari 2023 - 11:18 WIB
loading...
A
A
A
Kecepatan angin utara, kata Suratman, bisa mencapai 30 km per jam, bahkan lebih. Itulah penyebab terjadinya gelombang tinggi di perairan Kepri, terutama untuk Anambas, dan Natuna karena berhadapan langsung dengan laut lepas.
Sedangkan untuk wilayah Kepri lainnya, yaitu Pulau Bintan, Batam, Lingga, dan Karimun, dampak yang disebabkan oleh angin utara tidak terlalu signifikan. "Untuk pulau-pulau lain selain Anambas, dan Natuna, gelombang akibat angin utara tidak terlalu tinggi karena secara geografis masih terhalang oleh pulau-pulau di sekitarnya," ucapnya.
Baca juga: Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Vietnam vs Timnas Indonesia di Leg Kedua Semifinal Piala AFF 2022
Untuk itu kata Suratman, pihaknya mengimbau warga agar jangan dulu berenang di laut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena cuaca buruk. "Kami mengimbau agar masyarakat jangan dulu berenang di laut, sesuai imbauan yang juga pernah disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad agar tidak dulu berenang di laut karena cuaca masih belum stabil," katanya.
Dari hasil pemantauan BMKG Hang Nadim Batam, sampai saat ini kondisi cuaca di Kepri, masih berpotensi terjadinya hujan sedang serta angin kencang. Sehingga kata dia, terjadi peningkatan intensitas pasang air laut, serta arus dan gelombang air laut. "Jadi lebih baik jangan dulu berenang di laut daripada terjadi sesuatu hal-hal yang merugikan," pungkasnya.
Sedangkan untuk wilayah Kepri lainnya, yaitu Pulau Bintan, Batam, Lingga, dan Karimun, dampak yang disebabkan oleh angin utara tidak terlalu signifikan. "Untuk pulau-pulau lain selain Anambas, dan Natuna, gelombang akibat angin utara tidak terlalu tinggi karena secara geografis masih terhalang oleh pulau-pulau di sekitarnya," ucapnya.
Baca juga: Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Vietnam vs Timnas Indonesia di Leg Kedua Semifinal Piala AFF 2022
Untuk itu kata Suratman, pihaknya mengimbau warga agar jangan dulu berenang di laut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena cuaca buruk. "Kami mengimbau agar masyarakat jangan dulu berenang di laut, sesuai imbauan yang juga pernah disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad agar tidak dulu berenang di laut karena cuaca masih belum stabil," katanya.
Dari hasil pemantauan BMKG Hang Nadim Batam, sampai saat ini kondisi cuaca di Kepri, masih berpotensi terjadinya hujan sedang serta angin kencang. Sehingga kata dia, terjadi peningkatan intensitas pasang air laut, serta arus dan gelombang air laut. "Jadi lebih baik jangan dulu berenang di laut daripada terjadi sesuatu hal-hal yang merugikan," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :