Catat! Lihat Sticker di Hewan Kurban Sebagai Bukti Kesehatan
Senin, 13 Juli 2020 - 10:01 WIB
loading...
Sticker yang ada di hewan kurban bisa menunjukan bukti kesehatan hewan ternak tersebut. Tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya memeriksa semua hewan kurban yang beradar di Surabaya.Foto/SINDONews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya hari ini mulai memeriksa kesehatan hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan di semua lokasi, baik itu hewan kurban yang dijual di pinggir jalan maupun ke tempat pemotongan.
Pemeriksaaan itu dilakukan untuk memastikan daging hewan kurban layak dikonsumsi masyarakat. Mereka akan terus melakukan pemeriksaan sampai Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah nanti.
Kepala DKPP Surabaya, Yuniarto Herlambang menuturkan, pemeriksaan dilakukan tidak hanya kesehatan hewan kurban, tapi juga terhadap asal hewan dan para pedagangnya.
(Baca juga: Awasi Penanganan COVID-19 di Jatim, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya )
“Pemeriksaan kami lakukan sampai 30 Juli. Jadi kita ada tim pemeriksaan hewan ternak sebelum disembelih maupun sesudah disembelih, tim ini yang menyebar dan memeriksa hewan-hewan di seluruh Surabaya,” kata Herlambang, Senin (13/7/2020).
Ia melanjutkan, dalam melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, pihaknya akan membagi personel menjadi lima tim. Masing-masing tim itu terdiri dari 60 personel yang disebar ke beberapa wilayah Surabaya. Yakni, Surabaya Barat, Surabaya Utara, Surabaya Selatan, Surabaya Timur, dan Surabaya Pusat. Tentunya, tim pemeriksa ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Pengawasan dari tim kita tentunya dengan protokol (kesehatan), kita sampaikan ke teman-teman juga agar hati-hati,” jelasnya. (Baca juga: Bukan Drama, Risma Blusukan Ingatkan Warga Pakai Masker )
Pemeriksaaan itu dilakukan untuk memastikan daging hewan kurban layak dikonsumsi masyarakat. Mereka akan terus melakukan pemeriksaan sampai Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah nanti.
Kepala DKPP Surabaya, Yuniarto Herlambang menuturkan, pemeriksaan dilakukan tidak hanya kesehatan hewan kurban, tapi juga terhadap asal hewan dan para pedagangnya.
(Baca juga: Awasi Penanganan COVID-19 di Jatim, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya )
“Pemeriksaan kami lakukan sampai 30 Juli. Jadi kita ada tim pemeriksaan hewan ternak sebelum disembelih maupun sesudah disembelih, tim ini yang menyebar dan memeriksa hewan-hewan di seluruh Surabaya,” kata Herlambang, Senin (13/7/2020).
Ia melanjutkan, dalam melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, pihaknya akan membagi personel menjadi lima tim. Masing-masing tim itu terdiri dari 60 personel yang disebar ke beberapa wilayah Surabaya. Yakni, Surabaya Barat, Surabaya Utara, Surabaya Selatan, Surabaya Timur, dan Surabaya Pusat. Tentunya, tim pemeriksa ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Pengawasan dari tim kita tentunya dengan protokol (kesehatan), kita sampaikan ke teman-teman juga agar hati-hati,” jelasnya. (Baca juga: Bukan Drama, Risma Blusukan Ingatkan Warga Pakai Masker )
Lihat Juga :