Pemprov Sulsel Usul Gunakan Teknologi Modifikasi Cuaca
Jum'at, 06 Januari 2023 - 04:12 WIB
loading...
A
A
A
Rencana penggunaan teknologi modifikasi cuaca itu mengingat prediksi BMKG bahwa cuaca ekstrem akan berlangsung hingga 9 Januari 2023 mendatang. Karena itu, BPBD juga berkoordinasi dengan BMKG Wilayah IV Makassar untuk rencana penggunaan teknologi tersebut.
"Hasil koordinasi dengan BMKG, mereka prediksi tanggal 3-9 Januari 2023 cuaca ekstrem di Makassar, jadi kita antisipasi itu," katanya.
Selain mengupayakan teknologi modifikasi cuaca, kata Amson, Pemprov juga terus berupaya mengedukasi masyarakat terkait kondisi cuaca saat ini. Pemprov juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota se-Sulsel.
Baca juga: Kapal Penyeberangan Dihantam Gelombang di Selat Makassar, Puluhan Penumpang Memilih Putar Balik
Menurutnya, dalam paya pencegahan yang bisa diterapkan saat ini, yakni merelokasi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, hingga memerhatikan pohon-pohon besar yang ada di sekitar pemukiman dan jalan yang kemungkinan rawan tumbang.
"Pemerintah harus hadir di mana saja untuk meringankan beban masyarakat. Jadi kita menyarankan agar dalam cuaca ekstrem ini, menghindari dulu hal-hal yang berpotensi terjadinya bencana," katanya.
Adapun teknologi modifikasi cuaca yaitu merupakan teknologi untuk mengendalikan sumber daya air di atmosfer. Teknologi tersebut bekerja dengan cara menggunakan pesawat yang dihantarkan bahan semai berupa NaCL ke awan melalui udara.
"Hasil koordinasi dengan BMKG, mereka prediksi tanggal 3-9 Januari 2023 cuaca ekstrem di Makassar, jadi kita antisipasi itu," katanya.
Selain mengupayakan teknologi modifikasi cuaca, kata Amson, Pemprov juga terus berupaya mengedukasi masyarakat terkait kondisi cuaca saat ini. Pemprov juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota se-Sulsel.
Baca juga: Kapal Penyeberangan Dihantam Gelombang di Selat Makassar, Puluhan Penumpang Memilih Putar Balik
Menurutnya, dalam paya pencegahan yang bisa diterapkan saat ini, yakni merelokasi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, hingga memerhatikan pohon-pohon besar yang ada di sekitar pemukiman dan jalan yang kemungkinan rawan tumbang.
"Pemerintah harus hadir di mana saja untuk meringankan beban masyarakat. Jadi kita menyarankan agar dalam cuaca ekstrem ini, menghindari dulu hal-hal yang berpotensi terjadinya bencana," katanya.
Adapun teknologi modifikasi cuaca yaitu merupakan teknologi untuk mengendalikan sumber daya air di atmosfer. Teknologi tersebut bekerja dengan cara menggunakan pesawat yang dihantarkan bahan semai berupa NaCL ke awan melalui udara.
Lihat Juga :