Santri Dianiaya Sesama Santri, Ponpes An-Nur 2 Malang: Itu Terjadi di Luar Jam Sekolah

Kamis, 05 Januari 2023 - 09:25 WIB
loading...
Santri Dianiaya Sesama...
Suasana di SMP An-Nur yang ada di Ponpes An-Nur 2 Bululawang Kabupaten Malang, Jatim. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Pengelola SMP An-Nur Bululawang melakukan mediasi kasus dugaan penganiayaan oleh santri terhadap sesama santri. Penganiayaan terjadi pada Sabtu 26 November 2022 yang dilakukan oleh KR (14) santri asal Kabupaten Gresik terhadap DFA (12) warga Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Humas SMP An-Nur yang menjadi bagian dari Ponpes An-Nur 2 Malang, Dzulkifli mengakui memang ada peristiwa dugaan penganiayaan tersebut, saat jam sekolah berakhir di salah satu ruang kelas di SMP An-Nur.

Baca juga: Santri Dipukuli Sesama Santri hingga Babak Belur, Korban Patah Tulang Hidung dan Trauma

"Benar. Memang terjadi sesuai dengan informasi yang telah beredar saat ini," ujar Dzulkifli, saat dihubungi pada Kamis pagi (5/1/2023).

Namun, ia menyadari bahwa peristiwa itu di luar pengawasan pihak sekolah, karena terjadi setelah jam pulang sekolah.

"Jadi, di luar pengawasan sekolah. Karena sudah jam pulang," ucapnya.

Pihaknya pun mengaku terkejut mendengar pemberitaan di media bahwa peristiwa itu berlanjut ke ranah hukum. Pasalnya, pihak sekolah sudah melakukan mediasi dengan keluarga korban.

Baca juga: Santri Pesantren di Sragen Meninggal, Diduga Dianiaya Senior

Menurutnya, saat itu keluarga korban menyepakati untuk menyelesaikan perkara tersebut secara kekeluargaan, dan tidak angkat bicara ke media.

"Keluarga korban awalnya menyepakati untuk menyelesaikan perkara tersebut secara kekeluargaan, tidak angkat bicara ke media. Namun, sayangnya keluarga korban berbicara ke media," kata dia.

Namun, setelah masuknya laporan itu ke Polres Malang, pihaknya siap mengikuti proses hukum yang berjalan. Dia berjanji pihak sekolah bakal kooperatif, jika dibutuhkan untuk dimintai keterangan.

"Biarkan saja kita mengikuti proses yang sudah berjalan saat ini," tuturnya.

Sejauh ini, pihak sekolah memberikan teguran keras ke terduga pelaku. Hal ini supaya terduga pelaku tidak mengulangi perilaku yang sama di kemudian hari.

"Tapi untuk dikeluarkan dari sekolah, kemungkinan tidak," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, DFA mengalami tindakan penganiayaan oleh KR, yang tak lain adalah rekan sesama santri di lingkungan Ponpes An-Nur 2 Bululawang, Kabupaten Malang.

Korban dipukuli beberapa kali oleh terduga pelaku KR karena dituduh melaporkannya ke guru akibat KR membolos tak mengikuti pelajaran di sekolah, pada Sabtu siang (26/11/2022).

Akibatnya, DFA yang duduk di bangku MTS kelas VII ini menerima pukulan di beberapa bagian tubuhnya. Alhasil luka lebam pun didapatkan DFA.

Bahkan tulang hidungnya pun disebut dokter patah setelah menjalani pemeriksaan CT scan dan visum. Pasca kejadian, orang tua DFA lantas melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke Polres Malang.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved