Kisah Kecantikan Putri Sunda yang Membuat 2 Pimpinan Tertinggi Majapahit Berselisih

Rabu, 04 Januari 2023 - 06:10 WIB
loading...
Kisah Kecantikan Putri...
Candi Penataran, menjadi salah satu peninggalan kejayaan Kerajaan Majapahit, yang mampu menyatukan Nusantara, termasuk menaklukkan Bali. Foto/Dok.SINDOnews/Yuswantoro
A A A
Perang Bubat, menjadi pertempuran sengit dan paling berdarah antara pasukan Kerajaan Majapahit, dengan pasukan Kerajaan Sunda. Peristiwa berdarah ini, diduga tak lepas dari peran dan kebijakan Mahapatih Gajah Mada.

Baca juga: Kehebatan Kapal Perang Majapahit, Ramping Muat Banyak Pasukan Dilengkapi Meriam Cetbang

Sebagai seorang mahapatih di kerajaan terbesar di Nusantara, Gajah Mada disebut bisa mempengaruhi orang lain termasuk raja. Gajah Mada yang menjadi penentu kebijakan kedua setelah Raja Hayam Wuruk, justru berbalik.



Saat itu perjalanan rombongan Sunda ke Majapahit untuk melaksanakan pernikahan anak Raja Sunda bernama Dyah Pitaloka Citraresmi, dengan Hayam Wuruk gagal total. Hal ini diduga juga akibat kebijakan Gajah Mada yang begitu kuat.

Baca juga: Kisah Panembahan Senopati, Bikin Siasat Gelar Pesta Miras untuk Taklukkan Pejabat Pajang

Kidung Sunda sebagaimana dikutip dari buku "Gajah Mada: Sistem Politik dan Kepemimpinan" karya Enung Nurhayati, mengisahkan bagaimana Gajah Mada menjadi sutradara di balik Perang Bubat itu. Tak ayal citra Gajah Mada di Kidung Sunda itu disebutkan begitu buruk.

Gajah Mada sebagai seorang mahapatih, mempunyai peranan kuat dalam menentukan bahkan mempengaruhi Hayam Wuruk, untuk mengubah pendirian serta tindakan raja terhadap Raja Sunda dan putrinya. Gajah Mada dalam mempengaruhi rajanya, lebih mementingkan wibawa raja sebagai penguasa kerajaan daripada perasaan raja sebagai manusia.

Sebagai negarawan, Gajah Mada membuat kebijakan yang seolah-olah membenarkan berbagai cara, kebijakannya tidak dipahami oleh menteri-menteri lainnya. Alhasil pendirian Hayam Wuruk sang raja muda yang belum mempunyai istri ini pun goyah, terlebih kecantikan putri Sunda itu memang begitu menawan hatinya.

Baca juga: Aksi Perwira Polwan Cantik Obrak-abrik Lokasi Sabung Ayam di Manado

Semula Raja Hayam Wuruk ditanya oleh Raja Kahuripan dan Raja Daha, dua raja di bawah wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit, tentang bagaimana perasaannya ke putri Sunda Syah Pitaloka Citraresmi. Hayam Wuruk pun mantap menjawab bahwa dia mencintai Dyah Pitaloka Citraresmi dan ingin menikahinya.

Justru Gajah Mada yang tidak setuju dengan tindakan sang raja. Hal inilah yang membuat semua menteri yang menghadap tegang mengetahui perbedaan pandangan antara dua pucuk pimpinan tertinggi di Kerajaan Majapahit.

Sambil mengawasi Gajah Mada, semua menteri hanya bisa bertanya-tanya dalam hati apa yang dikehendaki Gajah Mada. Petikan-petikan naskah Kidung Sunda menceritakan tentang situasi semula dari para menteri, para penjaga, dan para pelayan pribadi raja yang setuju terhadap kehendak raja, namun prihatin terhadap perbedaan kehendak dari Gajah Mada.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Mayjen yang Bertugas...
Mayjen yang Bertugas di Mabes TNI AD, Gajah Mada Termasuk dalam Daftar
Rekomendasi
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved