2 Kasus Covid-19 Varian Omicron BF.7 Ditemukan di Jakarta, Dinkes: Bergejala Ringan

Kamis, 29 Desember 2022 - 15:20 WIB
loading...
2 Kasus Covid-19 Varian...
Dua kasus Covid-19 varian Omicron BF.7 ternyata sudah ditemukan di Jakarta. Foto: Ilustrasi/SINDONEWS
A A A
JAKARTA - Dua kasus Covid-19 varian Omicron BF.7 ternyata sudah ditemukan di Jakarta. Namun, kedua pasien positif hanya mengalami gejala ringan dan telah sembuh.

Kedua kasus BF.7 didiagnosis tanggal 24 Oktober dan 1 November 2022. Keduanya tinggal di Jakarta dengan jenis kelamin laki-laki berusia 30 dan 40 tahun.

"Keduanya bergejala ringan dan isolasi mandiri di rumah. Seduanya sudah dinyatakan sembuh, tanpa ada komorbid dan tidak ada riwayat perjalanan luar negeri," ujar Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta NgabilaSalama saat dikonfirmasi, Kamis (29/12/2022).

Baca juga: Menkes Ungkap Omicron BF.7 Sudah Ada 15 Kasus di Indonesia

Ngabila menjelaskan terkait update terkini pasien BA.7 yang merupakan mutasi varian BA.5 masih dalam pengecekan di laboratorium. "Sedang diupdate kembali datanya apa ada penambahan laporan dari lab," ucapnya.

Menurut Ngabila, perlu ada peningkatan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) guna melihat secara jelas varian Covid-19 pada pasien positif. Ia berharap tidak ada lonjakan kasus imbas varian Omicron BA.7, terlebih menjelang perayaan Tahun Baru 2023 di Jakarta.

"Perlu ditingkatkan pemeriksaan genome sequencing, utamanya yang dirawat di rumah sakit dan meninggal untuk melihat pola dominansi varian dan kapan kemungkinan prediksi puncak kasus dan akan berakhir. Tapi semoga tidak ada lonjakan kasus kali ini, " jelasnya.

Baca juga: BPOM Izinkan Vaksin Covid-19 untuk Anak 6 Bulan, Dinkes DKI Tunggu Regulasi Kemenkes

Ngabila meminta masyarakat tidak perlu panik. Ia mengimbau masyarakat agar segera vaksinasi booster, disiplin bermasker hingga segera PCR apabila mengalami gejala Covid-19.

"Apapun variannya tidak perlu panik, semua akan terkendali. Cegah sakit dengan disiplin bermasker di mana pun. Cegah kematian dengan vaksinasi booster dan segera PCR ke puskesmas gratis untuk yang bergejala Covid-19, utamanya usia 40 tahun ke atas atau komorbid berat," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Berita Terkini
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved