Dihantam Gelombang Pasang, Jalan di Pesisir Majene Rusak Parah
Kamis, 29 Desember 2022 - 00:21 WIB
loading...
Gelombang pasang yang tingga dan dahsyat menghantam pesisir pesisir Desa Tammerodo, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.. Foto Antara
A
A
A
MAMUJU - Gelombang pasang yang tingga dan dahsyat menghantam pesisir pesisir Desa Tammerodo, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Akibat amukan gelombang, separuh badan jalan trans Sulawesi rusak parah.
Hermadi salah seorang warga di Majene mengatakan, akibat air pasang dan gelombang pada Selasa (27/12/2022), jalan tersebut mengalami abrasi. Bagian jalan yang rusak, jatuh ke laut setelah dihantam gelombang pasang. Sehingga jalan tersebut hanya bisa dilalui satu jalur untuk kendaraan yang melintas. Baca juga: BMKG: Hujan Ringan hingga Lebat Berpotensi Mengguyur Kota Besar di Indonesia
"Masyarakat diminta berhati-hati melintasi jalan tersebut, meskipun telah diberikan tanda bahwa separuh badan jalan tersebut mengalami longsor setelah gelombang pasang terus melanda pesisir Majene," kata Hermadi, Rabu (28/12/2022)..
Akibatnya, untuk melalui jalur itu diberlakukan antrian sehingga kondisi tersebut cukup menghambat perjalanan dari Majene menuju Kota Mamuju.
"Apalagi sejumlah daerah lainnya di jalur trans Sulawesi Majene juga mengalami kerusakan yakni di jalur trans Sulawesi Kelurahan Rangas Kecamatan Banggae Kabupaten Majene," imbuhnya.
Hermadi berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut agar dapat kembali dilalui masyarakat pengguna jalan dengan lancar dan aman. Baca juga: Amankan Jalur Masuk ke Sultra, Polres Kolut Siagakan 180 Personel Gabungan
Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Nasional(BPJN) Sulbar Sjofva Rosliansyah menyampaikan, jalan yang rusak akibat gelombang pasang tersebut sementara dilakukan perbaikan agar dapat dilalui pengguna jalan.
"Akan dilakukan perbaikan dengan membangun dinding penahan ombak dan batu gajah agar kembali jalan tersebut dapat dilalui dengan lancar oleh masyarakat," ujarnya.
Hermadi salah seorang warga di Majene mengatakan, akibat air pasang dan gelombang pada Selasa (27/12/2022), jalan tersebut mengalami abrasi. Bagian jalan yang rusak, jatuh ke laut setelah dihantam gelombang pasang. Sehingga jalan tersebut hanya bisa dilalui satu jalur untuk kendaraan yang melintas. Baca juga: BMKG: Hujan Ringan hingga Lebat Berpotensi Mengguyur Kota Besar di Indonesia
"Masyarakat diminta berhati-hati melintasi jalan tersebut, meskipun telah diberikan tanda bahwa separuh badan jalan tersebut mengalami longsor setelah gelombang pasang terus melanda pesisir Majene," kata Hermadi, Rabu (28/12/2022)..
Akibatnya, untuk melalui jalur itu diberlakukan antrian sehingga kondisi tersebut cukup menghambat perjalanan dari Majene menuju Kota Mamuju.
"Apalagi sejumlah daerah lainnya di jalur trans Sulawesi Majene juga mengalami kerusakan yakni di jalur trans Sulawesi Kelurahan Rangas Kecamatan Banggae Kabupaten Majene," imbuhnya.
Hermadi berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut agar dapat kembali dilalui masyarakat pengguna jalan dengan lancar dan aman. Baca juga: Amankan Jalur Masuk ke Sultra, Polres Kolut Siagakan 180 Personel Gabungan
Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Nasional(BPJN) Sulbar Sjofva Rosliansyah menyampaikan, jalan yang rusak akibat gelombang pasang tersebut sementara dilakukan perbaikan agar dapat dilalui pengguna jalan.
"Akan dilakukan perbaikan dengan membangun dinding penahan ombak dan batu gajah agar kembali jalan tersebut dapat dilalui dengan lancar oleh masyarakat," ujarnya.
(don)
Lihat Juga :