Kasus Penistaan Agama, Gus Nur dan Bambang Tri Mulyono Jalani Sidang Bersama di PN Solo
Selasa, 27 Desember 2022 - 15:25 WIB
loading...
Terdakwa kasus penistaan agama, Sugi Nur Rahardja (Gus Nur) dan Bambang Tri Mulyono menjalani persidangan bersamaan di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Jateng. Foto/MPI/R August
A
A
A
SOLO - Terdakwa kasus penistaan agama, Sugi Nur Rahardja (Gus Nur) dan Bambang Tri Mulyono menjalani persidangan secara bersamaan. Persidangan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Jateng.
Keduanya saat ini telah berstatus sebagai terdakwa dalam kasus penistaan agama, ujaran kebencian dan ITE setelah terlibat dalam acara podcast yang tayang di akun YouTube Gus Nur 13 Official dengan judul Hacker Bjorka dan Bambang Tri sekitar 3 bulan lalu.
Baca juga: Bambang Tri Mulyono Ditangkap Terkait Dugaan Ujaran Kebencian dan Penistaan Agama
"Ini sidang kedua, materinya mendengarkan keterangan saksi. Ada 6 saksi yang dihadirkan dari jaksa," ujar Humas PN Solo, Bambang Ariyanto saat jeda persidangan, Selasa (27/12/2022).
Gus Nur dan Bambang Tri seharusnya menjalani sidang dengan agenda berbeda. Gus Nur mendengarkan keterangan saksi, sedangkan Bambang Tri adalah pembuktian penuntut umum.
Menurut Bambang Ariyanto, karena saksi dan dakwaan kedua terdakwa sama maka sidang pun dilanjutkan dengan mengahdirkan kedua terdakwa secara langsung.
Keduanya saat ini telah berstatus sebagai terdakwa dalam kasus penistaan agama, ujaran kebencian dan ITE setelah terlibat dalam acara podcast yang tayang di akun YouTube Gus Nur 13 Official dengan judul Hacker Bjorka dan Bambang Tri sekitar 3 bulan lalu.
Baca juga: Bambang Tri Mulyono Ditangkap Terkait Dugaan Ujaran Kebencian dan Penistaan Agama
"Ini sidang kedua, materinya mendengarkan keterangan saksi. Ada 6 saksi yang dihadirkan dari jaksa," ujar Humas PN Solo, Bambang Ariyanto saat jeda persidangan, Selasa (27/12/2022).
Gus Nur dan Bambang Tri seharusnya menjalani sidang dengan agenda berbeda. Gus Nur mendengarkan keterangan saksi, sedangkan Bambang Tri adalah pembuktian penuntut umum.
Menurut Bambang Ariyanto, karena saksi dan dakwaan kedua terdakwa sama maka sidang pun dilanjutkan dengan mengahdirkan kedua terdakwa secara langsung.
Lihat Juga :