Pabrik Pembuat Busa di Balikpapan Terbakar
Minggu, 12 Juli 2020 - 04:57 WIB
loading...
Pabrik Pembuat Busa di Balikpapan Terbakar. Foto/iNewsTV/Mukmin Azis
A
A
A
BALIKPAPAN - Pabrik pembuat busa kasur terbesar di jalan Mulawarman RT 59 kelurahan Sepinggan Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur, Sabtu (11/7/2020) pagi tadi sekira pukul 08.00 wita terbakar.
Kebakaran terjadi di saat aktivitas produksi pekerja libur. Belum diketahui penyebab asal api, ditaksir kerugian yang dialami mencapai miliaran rupiah.
Asap tebal tiba tiba keluar dari gudang pembuatan busa kasur springbed, tak sampai satu jam satu gudang busa ludes seluruh nya dilalap api. (Baca juga: Heroik, Mantan Pesepak Bola Amatir Selamatkan Nyawa Bocah dari Kebakaran )
Saksi mata mengatakan, api di gudang busa tersebut tiba tiba telah membesar dengan kepulan asap tebal yang keluar dari atap gudang.
Warga pun histeris melihat kejadian tersrbut pasal nya banyak pemukiman warga yang bersampingan dengan gudang tersebut.
"Tiba-tiba aja ada asap yang keluar dari dalam gudang, kita gak tahu kenapa. Ada petugas keamanan gudang yang berjaga," kata Ketua RT
59, Diro.
Bangunan tersebut diketahui telah tiga kali terbakar beberapa tahun belakangan dan kejadian yang sama kembali terulang. "Ini sudah yang ketiga kali terbakar," ujar dia.
Kebakaran terjadi di saat aktivitas produksi pekerja libur. Belum diketahui penyebab asal api, ditaksir kerugian yang dialami mencapai miliaran rupiah.
Asap tebal tiba tiba keluar dari gudang pembuatan busa kasur springbed, tak sampai satu jam satu gudang busa ludes seluruh nya dilalap api. (Baca juga: Heroik, Mantan Pesepak Bola Amatir Selamatkan Nyawa Bocah dari Kebakaran )
Saksi mata mengatakan, api di gudang busa tersebut tiba tiba telah membesar dengan kepulan asap tebal yang keluar dari atap gudang.
Warga pun histeris melihat kejadian tersrbut pasal nya banyak pemukiman warga yang bersampingan dengan gudang tersebut.
"Tiba-tiba aja ada asap yang keluar dari dalam gudang, kita gak tahu kenapa. Ada petugas keamanan gudang yang berjaga," kata Ketua RT
59, Diro.
Bangunan tersebut diketahui telah tiga kali terbakar beberapa tahun belakangan dan kejadian yang sama kembali terulang. "Ini sudah yang ketiga kali terbakar," ujar dia.
Lihat Juga :