Maling Bobol Mobil Komentator Rendra Soedjono, Rugi Ratusan Juta

Senin, 26 Desember 2022 - 19:00 WIB
loading...
Maling Bobol Mobil Komentator...
Komentator Rendra Soedjono menjadi korban pencurian di wilayah Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (22/12) dini hari. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Komentator Rendra Soedjono menjadi korban pencurian di wilayah Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (22/12/2022) dini hari. Rendra menjelaskan peristiwa perampokan terjadi saat dirinya berada di kafe dan asistennya parkir di pinggir jalan.

”Jadi ternyata parkirnya itu di wilayah Senopati dekat Lapangan Blok S. Dia parkir di situ di pinggir jalan,” kata Rendra di Polda Metro Jaya, Senin (26/12/2022). Baca juga: Si Cantik Daniela Hantuchova is Back, Dari Tenis Jadi Komentator

Saat itu setela dirinya turun dari mobil menuju ke kafe dia meminta asistennya untuk mencari tempat parkir. Rendra kemudian membawa sejumlah uang dan ATM ke kafe tersebut, tetapi meninggalkan tas tangan dan tas selempang di dalam mobilnya.

Satu jam kemudian, Rendra meminta asistennya untuk menjemputnya. Namun, Rendra mendapatkan kabar bahwa maling telah menggasak barang di dalam mobilnya.

Setelah bertemu, asistennya mengaku memarkirkan kendaraannya di dekat lu mo o lu up l Lapangan Blok S. Asistennya kemudian tertidur. Dalam hitungan menit pelaku yang menggunakan sepeda motor langsung menggasak barang milik Rendra.

”Jadi, kalau lihat dari videonya ya jadi dia lagi parkir dengan kondisi mobil nyala. Lampu nyala terus ada motor yang mendatangi dia (pelaku), terus ngebuka pintu ambil tas, tas yang ada di jok depan, diambil,” kata Rendra.

Rendra mengatakan memang saat kejadian itu, mobil terparkir dalam keadaan tidak terkunci. Sehingga, pelaku bisa dengan mudah mengambil barang miliknya. ”Jadi mobilnya nyala, mesin nyala, lampu nyala semua dan pintunya enggak dikunci,” ungkapnya.

Pihaknya kehilangan tas yang berisi 4 kartu ATM. Dua dari empat kartu ATM tersebut berhasil dibobol oleh pelaku. Pelaku mengetahui PIN ATM Rendra dengan mencoba menggunakan tanggal ulang tahunnya dan berhasil menggasak uang di dalamnya.

”Yang satu BCA sama ATM CIMB Niaga. Nah, di ATM BCA itu totalnya ada Rp17 juta, di ATM CIMB Niaga ada total Rp27 juta, itu yang berbentuk uang cash,” jelasnya. Baca juga: Bobol Mobil L300, Maling Spesialis Pecah Kaca Mobil Ditangkap di Tangerang

Selain itu, Rendra juga mengalami kerugian tas mewah berharga jutaan rupiah juga digasak oleh pelaku. Atas kejadian itu, Rendra mengaku telah melapor ke Polres Jakarta Selatan. ”Kalau mau ditotal ya mungkin bisa seratusan (juta) lebih kerugiannya,” tegasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Rekomendasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved