Profil Kombes Gatot Haribowo, Dirsamapta Polda Metro Pecah Bintang Jadi Danpasbrimob III Korbrimob Polri
Senin, 26 Desember 2022 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
Tak mau mundur dari posisinya, Gatot meladeni anggota GAM dan melawan hingga akhirnya berhasil memukul mundur GAM, bahkan dapat melumpuhkan satu musuh. Baca juga:Baca juga: Mutasi Polri, Lulusan Terbaik Akpol 2001 Jabat Kapolres Bogor Kota
”Saya ditinggal lari oleh anggota saya. Empat orang saya hadapi dengan selamat. Saya bahkan bisa mendapatkan satu GAM dalam posisi meninggal dengan senjata AK 47,” kata Gatot.
Aksi heroik tersebut, Gatot mendapatkan penghargaan dari Komandan Korps Brimob dan mendapatkan sekolah di Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Baca juga: Profil Kombes Trunoyudo, Perwira Berpengalaman di Reserse Jadi Kabid Humas Polda Metro Jaya
Pengalaman yang tidak kalah berkesan, ketika bertugas sebagai Karo Ops Polda Papua. Saat itu, terjadi kericuhan akibat isu rasis menimpa mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, pada 16-17 Agustus 2019.
Dalam peristiwa itu terjadi pengiriman bantuan kendali operasi (BKO) besar-besaran melebihi jumlah BKO pada ajang PON Papua 2021 lalu. ”Waktu itu BKO di sana hampir 10 ribu tersebar di seluruh Papua waktu kerusuhan di Jayapura,” kata Gatot kembali mengenang.
Sebagai Karo Ops, dia tak menyangka 10 personel BKO bergerak di bawah perintahnya. Tidak hanya mempersiapkan teknis pengamanan, dia juga harus menyediakan tempat tidur hingga konsumsi hingga buang air.
”Saya ditinggal lari oleh anggota saya. Empat orang saya hadapi dengan selamat. Saya bahkan bisa mendapatkan satu GAM dalam posisi meninggal dengan senjata AK 47,” kata Gatot.
Aksi heroik tersebut, Gatot mendapatkan penghargaan dari Komandan Korps Brimob dan mendapatkan sekolah di Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Baca juga: Profil Kombes Trunoyudo, Perwira Berpengalaman di Reserse Jadi Kabid Humas Polda Metro Jaya
Pengalaman yang tidak kalah berkesan, ketika bertugas sebagai Karo Ops Polda Papua. Saat itu, terjadi kericuhan akibat isu rasis menimpa mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, pada 16-17 Agustus 2019.
Dalam peristiwa itu terjadi pengiriman bantuan kendali operasi (BKO) besar-besaran melebihi jumlah BKO pada ajang PON Papua 2021 lalu. ”Waktu itu BKO di sana hampir 10 ribu tersebar di seluruh Papua waktu kerusuhan di Jayapura,” kata Gatot kembali mengenang.
Sebagai Karo Ops, dia tak menyangka 10 personel BKO bergerak di bawah perintahnya. Tidak hanya mempersiapkan teknis pengamanan, dia juga harus menyediakan tempat tidur hingga konsumsi hingga buang air.
Lihat Juga :