Masyarakat Jangan Khawatir dengan Kasus Secapa AD, Ini Penjelasan KSAD

Sabtu, 11 Juli 2020 - 22:03 WIB
loading...
A A A
"Yang jelas, dengan ketahuan lebih dini kan lebih bagus. Kita tahu, kita rawat, kita batasi kegiatannya, sehingga tidak keluar dari Secapa," ujar Jenderal TNI Andika.

"Sampai sekarang pun yang kami jelaskan, kan sangat terbatas, artinya remedy atau memperbaiki yang kurang bagus. Tapi karena obat dan vaksin belum ada, pokoknya sejak hari H (Sabtu 29 Juni 2020) itu sudah kami tangani," tutur dia.

Andika mengungkapkan alasan "nekat" mengunjungi Secapa AD. "Kenapa tadi saya ke sana, karena itu fakta. Dari 1.998 siswa, mereka tinggal di 29 barak. Itu ternyata ada 207 siswa yang hidup bersama (dengan yang positif COVID-19), mereka (207 siswa) tidak tertular. Itu yang siang malam berada di satu barak," tandas Andika.

Belum lagi staf, pelatih, dan pengajar di Secapa AD. Menurut Andika, yang terkena sekitar 200-an orang. Sedangkan jumlah seluruh staf, pelatih, dan pengajar hampir 800 orang.

"Artinya mereka yang satu lingkungan saja, mereka tidak positif. Ada satu kasus prajurit saya yang dirawat positif. Tapi istrinya negatif. Jadi orang yang hidup satu rumah itu belum tentu tertular," kata KSAD.

Jenderal TNI Andika menegaskan, yang penting masyarakat masing-masing menjaga imunitas diri. Kemudian, jika harus keluar rumah, kenakan masker.

Saat ini, ungkap KSAD, TNI AD saat terus berusaha meningkatkan kemampuan rumah sakit militer dalam menangani COVID dan lebih siap menampung pasien. Rumah sakit TNI AD juga didorong untuk lebih cepat memutuskan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Mama Sinta Tegaskan...
Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Inisiatif dan Pakai Biaya Sendiri
Gelar TMMD, Kodim 1801/Manokwari...
Gelar TMMD, Kodim 1801/Manokwari Bangun Fasilitas Air Bersih untuk Warga Papua
Viral Mobil Dinas Bertanda...
Viral Mobil Dinas Bertanda Bintang 2 Diduga Lawan Arah, Ini Penjelasan TNI AD
Operasi TNI di Papua...
Operasi TNI di Papua Jadi Sorotan Dunia, Pembebasan Pilot Dinilai Humanis dan Profesional
Tangis Keluarga Pecah...
Tangis Keluarga Pecah saat Jenazah Mayor Anumerta Zulmi Aditya Tiba di Rumah Duka Cimahi
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Berita Terkini
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Infografis
Prancis Khawatir Perang...
Prancis Khawatir Perang Dunia III Pecah antara Rusia dengan NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved