Jubir Muda PKB Kecam Kasus KDRT Istri dan Anak di Tebet

Jum'at, 23 Desember 2022 - 13:52 WIB
loading...
Jubir Muda PKB Kecam...
Juru Bicara Muda PKB Didiet M Fitrah mengecam kasus KDRT yang dilakukan Raden Indrajana kepada mantan istri dan kedua anaknya di salah satu apartemen kawasan Tebet. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Didiet M Fitrah mengecam kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan Raden Indrajana Sofiandi kepada mantan istrinya KEY dan kedua anaknya KR (10) dan KA (12), di salah satu apartemen kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Alasan karena anaknya sering bolos sekolah daring demi main game online, mestinya tak perlu terjadi.

”KDRT itu berdampak pada psikis korban, apalagi masih usia anak-anak. Mereka masih sangat butuh didampingi dengan kasih sayang agar tumbuh berkembang bukan justru dengan kekerasan. Apalagi karena main game online, bahkan untuk alasan apa pun kekerasan terhadap anak bukanlah jalan keluar dalam mendidik anak agar berkembang baik,” kata Didiet M Fitrah, Jumat (23/12/2022).

Baca juga: Viral! Ayah Tonjok dan Tendang 2 Anak, Ini Kata Polisi

Menurutnya, anak yang menjadi korban KDRT akan mengalami trauma berisiko tinggi yang bisa memengaruhi perkembangan anak yang akan menginjak dewasa. ”Trauma yang ditinggalkan dari menjadi korban KDRT berisiko tinggi karena akan sangat menghambat pertumbuhan mereka,” ungkapnya.

Seperti diketahui, KDRT ini mencuat setelah korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Jakarta Selatan pada Minggu, 23 September 2022 setelah viral di media sosial. Korban yang tak lain mantan istri dan anak pelaku mengaku telah mengalami KDRT dengan cara dipukul, ditendang, dan dicaci maki.

Melalui kuasa hukum korban Muhammad Syafri Nur, kejadian serupa pernah terjadi pada 8 tahun silam, namun korban tidak melapor ke polisi karena diselesaikan secara kekeluargaan. "Sebelumnya pernah beberapa tahun lalu pada 2014, pernah kejadian dan itu sudah kita coba damaikan. Kebetulan saya yang mendampingi dan sekarang terulang lagi,” kata Syafri.

Baca juga: Viral KDRT Anak-Istri, Pelaku Sempat Dipolisikan 2014 dan Berakhir Damai

Menurut Didiet, alasan pelaku sangat tidak rasional melakukan kekerasan lantaran kesal dengan kelakukan korban yang lebih memilih main game online. Sebab, sekolah daring baru dilaksanakan selama masa pandemi Covid 19 yang terjadi sejak 2019 hingga 2021.

“Karena itu, kami berharap pihak kepolisian dapat bertindak adil dan transparan dalam menangani kasus ini. Sebab, dampak yang dialami korban akan memengaruhi pertumbuhan mereka yang saat ini masih anak-anak. Bagaimanapun mereka generasi bangsa yang seharusnya dididik dengan penuh kasih sayang, bukan dengan kekerasan,” tukas Didiet.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trauma Jadi Korban KDRT,...
Trauma Jadi Korban KDRT, Tami Tinggalkan Rumah dan Cari Tempat Tinggal Baru
Mantan Manajemen Buku...
Mantan Manajemen Buku Gibran End Game Diperiksa terkait Mikhael Sinaga
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Rekomendasi
Garap Proyek Listrik...
Garap Proyek Listrik di Sumba, Liliana Tanoesoedibjo Optimistis Indonesia Bersinar di Miss World 2026
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved