Nelayan di Sukabumi Tak Bisa Melaut Akibat Tingginya Gelombang

Jum'at, 23 Desember 2022 - 13:25 WIB
loading...
Nelayan di Sukabumi...
Para nelayan di kawasan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi tak bisa melaut. Hal itu disebabkan tingginya gelombang di Pantai Ujunggenteng. (Ist)
A A A
SUKABUMI - Para nelayan di kawasan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi tak bisa melaut. Hal itu disebabkan tingginya gelombang di Pantai Ujunggenteng.

Selain tak bisa melaut, akibat lain dari gelombang tinggi yang dikhawatirkan nelayan adalah kerusakan perahu akibat benturan dengan perahu lain.

Ketua Kerukunan Nelayan Ujunggenteng, Asep JK mengatakan, gelombang tinggi tersebut sudah berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak Rabu (21/12/2022) hingga Jumat (23/12/2022).

Hal tersebut mengakibatkan para nelayan memilih untuk berdiam diri tidak melakukan aktivitas mencari ikan di laut.

"Melihat gelombangnya tinggi, para nelayan tidak bisa melaut karena khawatir akan keselamatan ketika memaksakan untuk pergi mencari ikan. Jadi sudah 3 hari mereka nganggur di rumah," ujar Asep kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (23/12/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Rekomendasi
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Ariel Tatum Rayakan...
Ariel Tatum Rayakan Ulang Tahun Kucing dengan Tumpeng dan Kado, Tuai Pujian Warganet
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved