Libur Nataru, 7 Klaster Wisata di Jabar Bakal Diserbu Wisatawan
Kamis, 22 Desember 2022 - 22:21 WIB
loading...
Dishub Jabar membangun ratusan posko untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama libur Nataru. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Ratusan Posko libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dibangun di sejumlah titik di Jabar. Posko untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas ini dibangun Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar.
"Itu tersebar di seluruh wilayah Jabar, terutama di daerah-daerah rawan kemacetan, seperti di daerah wisata, " kata Kepala Dishub Jabar, A Koswara, Kamis (22/12/2022).
Baca juga: Kerahkan Ribuan Personel Amankan Nataru, Polda Jabar: Kedepankan Humanisme
Koswara menyatakan ada tujuh klaster yang menjadi fokus pengamanan. Selain menjadi tempat tujuan dan perlintasan mudik Nataru, kata Koswara, di tujuh klaster tersebut juga terdapat banyak tempat wisata yang kemungkinan besar akan diserbu wisatawan.
Ketujuh klaster itu yakni kawasan Puncak, Palabuhan Ratu, Lembang-Ciater, Ciwidey-Pangalengan, Garut, Kuningan, dan Pangandaran.
"Melihat pergerakan orang, maka wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Pangandaran menjadi wilayah yang tertinggi pergerakan orangnya," sebut Koswara.
Posko yang didirikan Dishub Jabar berfungsi untuk mendukung koordinasi dengan perangkat daerah lain seperti Dinas Bina Marga dan Perumahan Rakyat (DBMPR) serta instansi vertikal seperti kepolisian, terutama jika terjadi bencana yang menghambat arus lalu lintas.
"Itu tersebar di seluruh wilayah Jabar, terutama di daerah-daerah rawan kemacetan, seperti di daerah wisata, " kata Kepala Dishub Jabar, A Koswara, Kamis (22/12/2022).
Baca juga: Kerahkan Ribuan Personel Amankan Nataru, Polda Jabar: Kedepankan Humanisme
Koswara menyatakan ada tujuh klaster yang menjadi fokus pengamanan. Selain menjadi tempat tujuan dan perlintasan mudik Nataru, kata Koswara, di tujuh klaster tersebut juga terdapat banyak tempat wisata yang kemungkinan besar akan diserbu wisatawan.
Ketujuh klaster itu yakni kawasan Puncak, Palabuhan Ratu, Lembang-Ciater, Ciwidey-Pangalengan, Garut, Kuningan, dan Pangandaran.
"Melihat pergerakan orang, maka wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Pangandaran menjadi wilayah yang tertinggi pergerakan orangnya," sebut Koswara.
Posko yang didirikan Dishub Jabar berfungsi untuk mendukung koordinasi dengan perangkat daerah lain seperti Dinas Bina Marga dan Perumahan Rakyat (DBMPR) serta instansi vertikal seperti kepolisian, terutama jika terjadi bencana yang menghambat arus lalu lintas.
Lihat Juga :