Gandeng Perancang IKN, Astra Land Siap Pertahankan Ekologi Kawasan

Kamis, 15 Desember 2022 - 17:17 WIB
loading...
Gandeng Perancang IKN,...
Berdiri sejak 2014, Urban+ selama ini dikenal sebagi studio desain yang berfokus pada urban design, planning, arsitektur, dan landscape. (Ist)
A A A
SERANG - Astra Land Indonesia resmi menggandeng Urban+ dan Siura untuk merancang projek township terbaru. Urban+ adalah pemenang desain ibu kota negara (IKN) baru di Kaltim.

Berdiri sejak 2014, Urban+ selama ini dikenal sebagi studio desain yang berfokus pada urban design, planning, arsitektur, dan landscape.

“Kolaborasi ini kami harapkan dapat menghadirkan hunian yang benar-benar mampu meningkatkan kualitas hidup penghuni, bukan sekadar menjadi tempat berteduh dan beristirahat, tapi juga dapat menjadi tempat bertumbuh yang ideal bagi keluarga. Ini adalah sebuah kawasan residensial yang akan menjadi living standar baru di daerah Tangerang Banten,” kata Presiden Direktur Astra Land Indonesia Wibowo Muljono, Kamis (15/12/2022).

Dengan kehadiran Urban+ dan Siura, Astra Land menilai, proyek ini sangat layak untuk ditunggu para calon konsumen. Dengan nilai pengembangan proyek sebesar Rp 6 triliun, pembangunan township ini akan berlangsung selama 12 tahun dengan persiapan pengerjaan dimulai akhir tahun 2022.

Seirama dengan Wibowo, Sibarani Sofian, founder & principal of Urban+, menambahkan konsep yang ditawarkan pada township terbaru Astra Land Indonesia akan lebih dari sekadar rumah tinggal. Masterplan yang dihadirkan memiliki visi untuk menjadikan hunian sebagai tempat yang tepat untuk membangun keluarga, untuk merayakan kehidupan, dan juga untuk menjalin cerita.

“Untuk itu kawasan residensial direncanakan agar dapat menunjang kehidupan yang dekat dengan alam, aktif, dan sehat. Konsep hijaunya terwujudkan melalui ruang terbuka hijau yang memadai dan berkarakter, mulai dari ruang terbuka yang berada di sekitar rumah hingga taman menerus yang menghubungkan seluruh cluster menjadi satu kesatuan utuh,” jelas Sibarani.

Sibarani memaparkan, kawasan residensial ini juga direncanakan untuk memiliki sarana dan prasarana yang lengkap di skala yang tepat, serta dilengkapi dengan fasilitas komersial untuk menunjang aktivitas dan kehidupan sosial warganya. Sebab, selain kedekatan dengan alam, hidup dalam komunitas yang baik dapat menunjang kualitas hidup.

“Konsep tersebut disesuaikan dengan standar kebutuhan dewasa ini, baik dari generasi yang lebih muda, eksekutif dari kawasan sekitar, hingga generasi yang sudah lebih mapan, terutama generasi yang lebih muda.

Sebab, mereka sangat dekat dengan teknologi, dapat bekerja di mana saja, dan di saat yang bersamaan juga memerlukan lingkungan hidup yang bersih, menawarkan pengalaman yang unik, serta baik secara ekologis,” kata dia.

Di satu sisi, konsep yang akan dihadirkan Astra Land Indonesia juga akan diperkuat oleh Siura, yang akan merancang desain lanskap kawasan dengan konsep eco-forest yang selaras dengan prinsip kelestarian lingkungan hidup, agar terciptanya ruang hidup yang baik tidak hanya bagi penghuni, tetapi juga untuk berbagai makhluk hidup lainnya.

“Hal ini terefleksikan dalam perencanaan yang berorientasi ekologis dengan mengaplikasikan tiga prinsip utama, yaitu peningkatan kualitas ekologi kawasan, manajemen dan konservasi air yang berorientasi ramah lingkungan, dan penyediaan ruang sosial bagi masyarakat dengan konektivitas pedestrian dan program rekreasi ruang luar yang komprehensif,” kata founder dan principal Siura Anton Siura.

Alhasil, menurut Anton, residensial ini akan mampu menghadirkan kawasan perumahan yang hijau dan asri dengan dikelilingi oleh vegetasi yang indah dan meneduhkan. Konsep eco-living yang diambil memiliki kedekatan dengan alam dan air, karena memakai pendekatan water sensitive urban design dan ecological sustainability.

“Rencananya kami akan mulai meluncurkan klister pertama dari projek ini kuartal IV-2023. Astra land Indonesia sangat serius mengelola pengembangan ini sehingga kami harapkan nantinya dapat menjadi game changer di area Tangerang,” tegas Wibowo.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membangun Ekonomi Jabar...
Membangun Ekonomi Jabar dari Rumah: Sinergi Baru untuk Pembiayaan Hunian yang Lebih Inklusif
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Zulhas Hadiri Pelantikan...
Zulhas Hadiri Pelantikan DPW PAN Provinsi Banten di Tangerang
Cara Sandiaga Uno Bikin...
Cara Sandiaga Uno Bikin Ibu Rumah Tangga Berdaya dan Buka Lapangan Kerja
PSI Banten Fokus Percepat...
PSI Banten Fokus Percepat Pembentukan Ranting
Gempa Guncang Sumur...
Gempa Guncang Sumur Banten Minggu Dini Hari, Tidak Berpotensi Tsunami
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Rekomendasi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved