Spirit Agraris Kaum Millenial Harus Dikembangkan
Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:02 WIB
loading...
Pelajar belajar menanam sayuran dengan sistem hidroponik. Foto: SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (PT HKTI) Jawa Timur peduli pada pengembangan agraris di Jatim. Mengingat, Jawa Timur berpredikat sebagai lumbung pangan nasional.
Karena itu spirit agraris pada kaum millenial haris ditumbuh kembangkan agar predikat Jatim sebagai Lumbung pangan nasional tetap bisa berlanjut. Perempuan Tani menilai perlunya ada intervensi dari Dinas Pendidikan Jatim untuk memperkenalkan dan membangun spirit agraris di kalangan millenial.
"Potensi agraris Indonesia, termasuk Jatim luar biasa. Ada 38.000 jenis tumbuhan yang bisa diproduksi untuk makanan, pakaian maupun obat-obatan. Karena itu harus ada regenerasi yang di masa depan melanjutkan pertanian di tanah air, " tutur Ketua PT HKTI Jatim, Lia Istifhama dalam website seminar daring (Webinar) dengan tema Menumbuh Kembangkan Spirit Agraris Kaum Millenial, Jumat (10/7/2020).
Lia melanjutkan, dunia pertanian ke depan harus bersinergis dengan teknologi. Mengingat situasi pun terus berubah dan berkembang. Contohnya, lahan pertanian yang semakin berkurang karena dipakai untuk memenuhi kebutuhan perumahan dan industri.
"Ke depan pertanian akan memaksimalkan lahan yang seminim-minimnya untuk mendapatkan hasil yang semaksimal mungkin seperti hidroponik. Tentu hal itu ditunjang dengan metode pertanian non konvensional," imbuh perempuan yang akrab disapa Ning Lia tersebut.
Karena itu spirit agraris pada kaum millenial haris ditumbuh kembangkan agar predikat Jatim sebagai Lumbung pangan nasional tetap bisa berlanjut. Perempuan Tani menilai perlunya ada intervensi dari Dinas Pendidikan Jatim untuk memperkenalkan dan membangun spirit agraris di kalangan millenial.
"Potensi agraris Indonesia, termasuk Jatim luar biasa. Ada 38.000 jenis tumbuhan yang bisa diproduksi untuk makanan, pakaian maupun obat-obatan. Karena itu harus ada regenerasi yang di masa depan melanjutkan pertanian di tanah air, " tutur Ketua PT HKTI Jatim, Lia Istifhama dalam website seminar daring (Webinar) dengan tema Menumbuh Kembangkan Spirit Agraris Kaum Millenial, Jumat (10/7/2020).
Lia melanjutkan, dunia pertanian ke depan harus bersinergis dengan teknologi. Mengingat situasi pun terus berubah dan berkembang. Contohnya, lahan pertanian yang semakin berkurang karena dipakai untuk memenuhi kebutuhan perumahan dan industri.
"Ke depan pertanian akan memaksimalkan lahan yang seminim-minimnya untuk mendapatkan hasil yang semaksimal mungkin seperti hidroponik. Tentu hal itu ditunjang dengan metode pertanian non konvensional," imbuh perempuan yang akrab disapa Ning Lia tersebut.
Lihat Juga :