Spirit Pemekaran Papua, Pemuda Suku Yali Ini Ingin Meniti Karir sebagai ASN di Provinsi Baru
Senin, 19 Desember 2022 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Wesley tidak putus asa. Kuliah formal di kampus memang terhenti namun semangat belajarnya masih tetap tinggi. Selain ikut aktif mengembangkan kegiatan kepemudaan di kampungnya, Wesley juga terus mengikuti perkembangan ekonomi dan pembangunan, bidang yang pernah dipelajarinya selama tiga semester di Uncen.
Akhir Juni 2022 ketika Pemerintah resmi membentuk tiga Daerah Otonom Baru (DOB) hasil pemekaran dari Provinsi Papua, yaitu Provinsi Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan. Wesley berharap, keberadaan Provinsi Papua Pegunungan dapat mengubah masa depannya.
“Kondisi kami di Keerom dalam sepuluh tahun terakhir, sama saja, tidak ada perkembangan,” kata Wesley di Keerom, Minggu (18/12/2022)
mendeskripsikan kondisi ekonomi keluarganya yang terkesan jalan di tempat. Untuk mengubahnya, Wesley bertekad untuk pindah tempat tinggal ke kampung halaman asli kedua orang tuanya di Yahukimo, sembari berharap bisa diterima menjadi ASN di provinsi baru tersebut.
“Saya ingin menjadi ASN di Provinsi Papua Pegunungan, daerah asal orang tua saya. Memang selama ini saya belum pernah ke sana,” ungkap Wesley.
Seberapa besar peluang ia bisa diterima menjadi ASN di provinsi baru itu, Wesley hanya bisa berserah pada kemurahan Tuhan, mengingat ijazah yang dikantonginya saat ini boleh dibilang pas-pasan.
Sementara ada banyak pemuda Papua sebayanya yang bergelar sarjana yang juga belum terserap di dunia kerja.
Akhir Juni 2022 ketika Pemerintah resmi membentuk tiga Daerah Otonom Baru (DOB) hasil pemekaran dari Provinsi Papua, yaitu Provinsi Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan. Wesley berharap, keberadaan Provinsi Papua Pegunungan dapat mengubah masa depannya.
“Kondisi kami di Keerom dalam sepuluh tahun terakhir, sama saja, tidak ada perkembangan,” kata Wesley di Keerom, Minggu (18/12/2022)
mendeskripsikan kondisi ekonomi keluarganya yang terkesan jalan di tempat. Untuk mengubahnya, Wesley bertekad untuk pindah tempat tinggal ke kampung halaman asli kedua orang tuanya di Yahukimo, sembari berharap bisa diterima menjadi ASN di provinsi baru tersebut.
“Saya ingin menjadi ASN di Provinsi Papua Pegunungan, daerah asal orang tua saya. Memang selama ini saya belum pernah ke sana,” ungkap Wesley.
Seberapa besar peluang ia bisa diterima menjadi ASN di provinsi baru itu, Wesley hanya bisa berserah pada kemurahan Tuhan, mengingat ijazah yang dikantonginya saat ini boleh dibilang pas-pasan.
Sementara ada banyak pemuda Papua sebayanya yang bergelar sarjana yang juga belum terserap di dunia kerja.
Lihat Juga :