Keberagaman Budaya Dihadirkan saat Sandiaga Uno Meresmikan Bandar Grisee
Senin, 19 Desember 2022 - 03:46 WIB
loading...
Berbagai atraksi kesenian dihadirkan saat Menparekraf, Sandiaga Uno meresmikan destinasi wisata Bandar Grisee di Kabupaten Gresik. Foto/iNews TV/Agus Ismanto
A
A
A
GRESIK - Keragaman budaya yang tumbuh subur di Kabupaten Gresik, dihadirkan saat Menteri Pariswisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno meresmikan Bandar Grisee. Perkampungan tua di Kabupaten Gresik tersebut, menjadi destinasi baru wisata sejarah.
Baca juga: Sandiaga Uno Resmikan Bandar Grisee Wisata Kampung Tua di Gresik
Sejak abad 18, destinasi wisata sejarah yang diresmikan Sandiaga Uno ini, memang menjadi kawasan multi kultural. Kawasan di dekat Pelabuhan Gresik tersebut, menjadi pusat tumbuhnya budaya lokal warga Gresik, yang menyatu dengan budaya Tionghoa, Arab, Bugis, hingga kolonial.
Sandiaga Uno juga sempat berkeliling menikmati kawasan kampung tua Gresik tersebut, menggunakan mobil listrik karya siswa SMK PGRI Gresik. Mobil listrik tersebut, dikemudikan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.
Baca juga: Luar Biasa! Argentina Juara Piala Dunia, Setelah Penantian 36 Tahun
Di kawasan bersejarah tersebut, juga masih berdiri kokoh situs cagar budaya Gedung Nasional Indonesia (GNI). Sandiaga Uno sangat mengapresiasi langkah pemkab Gresik, yang merevitalisasi kawasan sejarah ini, menjadi destinasi wisata baru, dengan mengeluarkan anggaran sebesar Rp47 miliar.
"Saya sangat mengapresiasi upaya Pemkab Gresik, yang telah merivitalisasi kawasan kampung tua menjadi destinasi wisata sejarah. Destinasi wisata ini menyuguhkan sejarah dan keragaman budaya kita," tutur Sandiaga Uno.
![Keberagaman Budaya Dihadirkan saat Sandiaga Uno Meresmikan Bandar Grisee]()
Melihat keseriusan Pemkab Gresik, Sandiaga Uno menegaskan, Kemparekraf, akan berupaya mendongkrak pariwisata di Kabupaten Gresik, bersama Dinas Pariwisata Provinsi Jatim, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Gresik.
"Pengembangan wisata ini, tentunya memiliki tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya mendorong Pemkab Gresik, untuk terus meningkatkan potensi wisata sejarah ini, dengan memanfaatkan momentum berskala nasional, maupun internasional. Sehingga, kawasan bersejarah ini menjadi daya tarik wisatawan manca negara," ujar Sandiaga Uno.
Baca juga: Nekat Foto di Tepi Jurang, Turis Asing Terjatuh dari Ketinggian 25 Meter
Bagi Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani Bandar Grisee merupakan etalase toleransi multi etnis, multi ras, dan multi agama. "Di kawasan bersejarah ini, semua bisa hidup rukun berdampingan sejak abad 18," tegas bupati yang akrab disapa Gus Yani ini.
Baca juga: Sandiaga Uno Resmikan Bandar Grisee Wisata Kampung Tua di Gresik
Sejak abad 18, destinasi wisata sejarah yang diresmikan Sandiaga Uno ini, memang menjadi kawasan multi kultural. Kawasan di dekat Pelabuhan Gresik tersebut, menjadi pusat tumbuhnya budaya lokal warga Gresik, yang menyatu dengan budaya Tionghoa, Arab, Bugis, hingga kolonial.
Sandiaga Uno juga sempat berkeliling menikmati kawasan kampung tua Gresik tersebut, menggunakan mobil listrik karya siswa SMK PGRI Gresik. Mobil listrik tersebut, dikemudikan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.
Baca juga: Luar Biasa! Argentina Juara Piala Dunia, Setelah Penantian 36 Tahun
Di kawasan bersejarah tersebut, juga masih berdiri kokoh situs cagar budaya Gedung Nasional Indonesia (GNI). Sandiaga Uno sangat mengapresiasi langkah pemkab Gresik, yang merevitalisasi kawasan sejarah ini, menjadi destinasi wisata baru, dengan mengeluarkan anggaran sebesar Rp47 miliar.
"Saya sangat mengapresiasi upaya Pemkab Gresik, yang telah merivitalisasi kawasan kampung tua menjadi destinasi wisata sejarah. Destinasi wisata ini menyuguhkan sejarah dan keragaman budaya kita," tutur Sandiaga Uno.

Melihat keseriusan Pemkab Gresik, Sandiaga Uno menegaskan, Kemparekraf, akan berupaya mendongkrak pariwisata di Kabupaten Gresik, bersama Dinas Pariwisata Provinsi Jatim, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Gresik.
"Pengembangan wisata ini, tentunya memiliki tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya mendorong Pemkab Gresik, untuk terus meningkatkan potensi wisata sejarah ini, dengan memanfaatkan momentum berskala nasional, maupun internasional. Sehingga, kawasan bersejarah ini menjadi daya tarik wisatawan manca negara," ujar Sandiaga Uno.
Baca juga: Nekat Foto di Tepi Jurang, Turis Asing Terjatuh dari Ketinggian 25 Meter
Bagi Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani Bandar Grisee merupakan etalase toleransi multi etnis, multi ras, dan multi agama. "Di kawasan bersejarah ini, semua bisa hidup rukun berdampingan sejak abad 18," tegas bupati yang akrab disapa Gus Yani ini.
(eyt)
Lihat Juga :