PLN UP3 Cikarang Alirkan Listrik di Sektor Pendidikan Madrasah
Jum'at, 10 Juli 2020 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
PLN terus berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenag Jabar dan pemerintah kabupaten/kota di Jabar untuk mengetahui berapa banyak madrasah yang belum teraliri listrik dari PLN. "Setelah mengetahui data madrasah belum berlistrik ini kami melalui Yayasan Baitul Mal PLN yang merupakan badan yang menerima zakat, infak, sedekah dari karyawan PLN yang dipotong setiap bulan, mudah-mudahan ini membantu," tuturnya.
PLN juga berkomitmen akan tetap menjaga kehandalan pasokan listrik dan menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kerja selama memasuki masa new normal. Tujuannya agar pasokan listrik semakin andal saat new normal.
Agung melanjutkan, PLN UID Jabar telah menyiapkan 3.799 orang pegawai pelayanan teknik, 437 pegawai teknik dan 1.637 pegawai vendor jaringan yang siaga apabila terjadi hal-hal yang perlu ditangani segera.
Petugas tersebut bersama pegawai kritikal seperti dispatcher, operator, dan pencatat meter bekerja dengan tetap mematuhi protocol kesehatan Covid-19. "Pegawai PLN UID Jabar yang bersifat pendukung dan administratif pun kini bertahap mulai bekerja di kantor. PLN UID Jawa Barat juga telah mempersiapkan berbagai sarana pendukung seperti 60 unit genset, 13 UPS, 97 unit gardu bergerak, 10 unit alat deteksi dan 700 unit kendaraan teknik.
Sementara itu, ketersediaan pasokan listrik di Jawa Barat saat ini adalah 11.835 MW dengan beban puncak rata rata saat PSBB 6.351 MW, turun 10,6 % dari beban puncak rata rata bulan februari (7.105 MW). "Ada cadangan daya yang cukup banyak sebesar 5.484 MW. Dengan dukungan seperti itu, PLN menjaga kesediaan pasokan listrik bagi masyarakat yang masih beraktivitas dirumah maupun masyarakat yang bekerja diluar rumah, Industri, tempat wisata, hotel, dan mal/supermaket," ucap Agung.
PLN juga berkomitmen akan tetap menjaga kehandalan pasokan listrik dan menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kerja selama memasuki masa new normal. Tujuannya agar pasokan listrik semakin andal saat new normal.
Agung melanjutkan, PLN UID Jabar telah menyiapkan 3.799 orang pegawai pelayanan teknik, 437 pegawai teknik dan 1.637 pegawai vendor jaringan yang siaga apabila terjadi hal-hal yang perlu ditangani segera.
Petugas tersebut bersama pegawai kritikal seperti dispatcher, operator, dan pencatat meter bekerja dengan tetap mematuhi protocol kesehatan Covid-19. "Pegawai PLN UID Jabar yang bersifat pendukung dan administratif pun kini bertahap mulai bekerja di kantor. PLN UID Jawa Barat juga telah mempersiapkan berbagai sarana pendukung seperti 60 unit genset, 13 UPS, 97 unit gardu bergerak, 10 unit alat deteksi dan 700 unit kendaraan teknik.
Sementara itu, ketersediaan pasokan listrik di Jawa Barat saat ini adalah 11.835 MW dengan beban puncak rata rata saat PSBB 6.351 MW, turun 10,6 % dari beban puncak rata rata bulan februari (7.105 MW). "Ada cadangan daya yang cukup banyak sebesar 5.484 MW. Dengan dukungan seperti itu, PLN menjaga kesediaan pasokan listrik bagi masyarakat yang masih beraktivitas dirumah maupun masyarakat yang bekerja diluar rumah, Industri, tempat wisata, hotel, dan mal/supermaket," ucap Agung.
(hab)
Lihat Juga :