Gusur SDN Pondok Cina 1, Wali Kota Depok Dianggap Arogan

Minggu, 11 Desember 2022 - 18:32 WIB
loading...
Gusur SDN Pondok Cina...
Juru Bicara (Jubir) Muda PKB Dira Martamin menyoroti soal pengosongan SDN Pondok Cina 1. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) menyoroti ultimatum Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terkait pengosongan kegiatan belajar mengajar di SDN Pondok Cina 1 , hingga 12 Desember 2022. Bahkan, hal itu dianggap sikap arogansi Wali Kota Depok Muhammad Idris serta mengkerdilkan dunia pendidikan.

"Ultimatum tersebut menunjukkan Wali Kota Depok Muhammad Idris lebih mengedepankan ego, ketimbang melihat nasib anak didik di SDN Pondok Cina 1. Dia tidak peduli nasib anak didik, yang penting pembangunan terlaksana," kata Juru Bicara (Jubir) Muda PKB Dira Martamin, Minggu (12/12/2022). Baca juga: 3 Minggu Tanpa Guru, Siswa SDN Pondok Cina 1 Telantar

Menurut Dira, hal tersebut bisa terjadi karena Wali Kota Muhammad Idris sudah terlalu lama memimpin Depok. Sehingga, kata dia, suara perlawanan dari orang tua murid pun dianggap angin lalu.

"Jangankan diperhatikan, didengar saja tidak. Roh pendidikan di Kota Depok mati sejalan ditutupnya SDN Pondok Cina 1. Kekuasaan bisa semena-mena tanpa melihat banyak korban berjatuhan," ujarnya.



Dira mengatakan, Idris ingin membuat sesuatu yang bisa dikenang warga Depok. "Dan saya yakin nama Wali Kota Depok akan dikenang warga sebagai bapak penghancur pendidikan," ucapnya.

Dira berkata, jika ingin cap sebagai bapak penghancur pendidikan tidak melekat di wali kota, sebaiknya Pemkot Depok mengubah keputusannya. Kemudian, sambung dia, mencari lahan lain yang lebih strategis untuk dilakukan pembangunan.

"Dengan begitu SDN Pondok Cina 1 tetap berdiri. Peserta didik bisa kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar. Jangan korbankan mereka hanya untuk pembangunan," pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris menyebut, SDN Pondok Cina 1 akan direlokasi pada Senin 12 Desember 2022. Hal itu sesuai dengan kesepakatan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Kesepakatannya kan bahwa meraka tetap bisa ujian di gedung itu. Karena permintaan orang tua siswa seperti itu,” kata Idris di Lapangan Balai Kota Depok, Kamis 8 Desember 2022. Baca juga: Relokasi SDN Pondok Cina 1 Depok, Siswa Belajar via Online

Bahkan, kata dia, Forkopimda sudah memberikan tenggat waktu dan memperbolehkan siswa SDN Pondok Cina 1 tetap mengikuti ujian semester di gedung sekolah tersebut.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Rekomendasi
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Berita Terkini
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved