Sempat Tertutup Abu Vulkanik Gunung Semeru, Jalur Alternatif Lumajang-Malang Dibuka Kembali
Sabtu, 10 Desember 2022 - 18:21 WIB
loading...
Jalur alternatif Lumajang-Malang dibuka kembali setelah tertutup abu vulkanik Gunung Semeru. Foto: Avirista/SINDOnews
A
A
A
MALANG - Jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Malang dan Lumajang kembali dibuka pasca erupsi Gunung Semeru. Sebelumnya, jalur ini tidak bisa dilalui karena tertutup abu vulkanik.
Jalur alternatif melalui jalur Curah Kobokan, di Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, ini kembali dibuka setelah adanya normalisasi jalur dari pembersihan material vulkanik Gunung Semeru.
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menegaskan, pembukaan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Malang ini dilakukan secara terbatas. Selain itu, pembukaan jalur juga menyesuaikan kondisi di lapangan mengingat aktivitas Gunung Semeru yang masih fluktuatif.
Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Begini Situasi Terkini
"Jalur Curah Kobokan sekarang sudah bisa difungsikan, tapi masih terbatas dengan melihat cuaca dan keadaan kendaraan harus juga menyesuaikan," katanya, Sabtu (10/12/2022).
Cak Thoriq, sapaan akrabnya menerangkan, jalur yang sebelumnya terkubur oleh material vulkanik Gunung Semeru itu kini sudah bisa dilewati semua kendaraan.
"Baru hari ini alat berat bisa mengurai jalur itu menjadikan jalur Kajar Kuning bisa dilewati kendaraan roda empat, jembatan Gladak Perak taktis belum bisa digunakan," jelasnya.
Jalur alternatif melalui jalur Curah Kobokan, di Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, ini kembali dibuka setelah adanya normalisasi jalur dari pembersihan material vulkanik Gunung Semeru.
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menegaskan, pembukaan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Malang ini dilakukan secara terbatas. Selain itu, pembukaan jalur juga menyesuaikan kondisi di lapangan mengingat aktivitas Gunung Semeru yang masih fluktuatif.
Baca juga: Gunung Semeru Meletus, Begini Situasi Terkini
"Jalur Curah Kobokan sekarang sudah bisa difungsikan, tapi masih terbatas dengan melihat cuaca dan keadaan kendaraan harus juga menyesuaikan," katanya, Sabtu (10/12/2022).
Cak Thoriq, sapaan akrabnya menerangkan, jalur yang sebelumnya terkubur oleh material vulkanik Gunung Semeru itu kini sudah bisa dilewati semua kendaraan.
"Baru hari ini alat berat bisa mengurai jalur itu menjadikan jalur Kajar Kuning bisa dilewati kendaraan roda empat, jembatan Gladak Perak taktis belum bisa digunakan," jelasnya.
Lihat Juga :