Aksi Solidaritas GAMKI Berbagi Bunga Mawar di Sekitar Polsek Astana Anyar
Jum'at, 09 Desember 2022 - 17:20 WIB
loading...
Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) melakukan aksi solidaritas dengan membagikan bunga mawar di sekitar Polsek Astana Anyar, Kota Bandung. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) melakukan aksi solidaritas membagikan bunga mawar di sekitar Polsek Astana Anyar, Kota Bandung. Aksi solidaritas ini dilakukan pasca peristiwa teror bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, pada Rabu (7/12/2022).
"Aksi ini sebagai bentuk dukungan dan solidaritas keluarga besar GAMKI kepada para korban aksi teror bom yang menelan satu korban jiwa dan beberapa korban luka dari personel kepolisian dan warga sipil. Semoga aksi teror yang dilakukan jelang momen Natal dan Tahun Baru ini tidak terulang, dan sel-sel jaringan teroris dapat diusut oleh aparat berwajib," kata Sekretaris Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, dalam keterangannya, Jumat (8/12/2022).
Baca juga: Penampakan Polsek Astana Anyar usai Ledakan Bom Bunuh Diri
GAMKI mengharapkan pemerintah melalui institusi terkait antara lain kepolisian, Densus 88, BNPT, BIN dan lembaga lainnya untuk menindak tegas setiap tindakan terorisme. Selain itu melakukan upaya deteksi dan pencegahan dini terhadap potensi ancaman teroris.
"Kami juga meminta pemerintah mengevaluasi efektivitas program deradikalisasi karena pelaku merupakan mantan napi terorisme yang kembali melakukan aksi teror. Perlu dievaluasi, sehingga ke depan program deradikalisasi bisa berjalan sesuai harapan," ujarnya.
"Aksi ini sebagai bentuk dukungan dan solidaritas keluarga besar GAMKI kepada para korban aksi teror bom yang menelan satu korban jiwa dan beberapa korban luka dari personel kepolisian dan warga sipil. Semoga aksi teror yang dilakukan jelang momen Natal dan Tahun Baru ini tidak terulang, dan sel-sel jaringan teroris dapat diusut oleh aparat berwajib," kata Sekretaris Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, dalam keterangannya, Jumat (8/12/2022).
Baca juga: Penampakan Polsek Astana Anyar usai Ledakan Bom Bunuh Diri
GAMKI mengharapkan pemerintah melalui institusi terkait antara lain kepolisian, Densus 88, BNPT, BIN dan lembaga lainnya untuk menindak tegas setiap tindakan terorisme. Selain itu melakukan upaya deteksi dan pencegahan dini terhadap potensi ancaman teroris.
"Kami juga meminta pemerintah mengevaluasi efektivitas program deradikalisasi karena pelaku merupakan mantan napi terorisme yang kembali melakukan aksi teror. Perlu dievaluasi, sehingga ke depan program deradikalisasi bisa berjalan sesuai harapan," ujarnya.
Lihat Juga :