Sadis! Janda Anak Dua Tewas Dibacok Suami Istri saat Hamil 5,5 Bulan
Jum'at, 09 Desember 2022 - 15:20 WIB
loading...
Janda anak dua tewas di tangan suami siri. Foto: Lukman/SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Pelaku pembacokan hingga tewas janda anak dua DTS (24), warga Dusun Karangloh, Desa Gedangmas, Randuagung, Lumajang, ditangkap. Diketahui, pelaku merupakan suami siri korban, AR (27).
Yang mengenaskan, warga Jatiroto Lumajang itu tega membacok istri sirinya yang sedang hamil 5,5 bulan.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Lintar Mahardono mengatakan, tersangka menikahi korban sejak enam bulan lalu, atau sejak bulan Maret 2022 silam.
Baca juga: Sadis! Janda Dibunuh Kakak Kandung, Kelamin dan Payudaranya Dirusak
"Tersangka sendiri ternyata juga masih memiliki istri sah, dan telah dikaruniai dua orang anak. Dari keterangan bidan, pada saat dibunuh korban kondisi hamil 5,5 bulan,” katanya, di Mapolda Jatim, Jumat (9/12/2022).
Dia mengungkapkan, meski menikah siri, antara AR dengan korban tidak tinggal satu rumah, karena tersangka AR memiliki istri sah, atas nama SR. Mereka tinggal di Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang.
Sedangkan DTS tinggal di Dusun Karanglo, Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang. “Pembunuhan dilakukan, pada Jumat 28 Oktober 2022,” bebernya.
Yang mengenaskan, warga Jatiroto Lumajang itu tega membacok istri sirinya yang sedang hamil 5,5 bulan.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Lintar Mahardono mengatakan, tersangka menikahi korban sejak enam bulan lalu, atau sejak bulan Maret 2022 silam.
Baca juga: Sadis! Janda Dibunuh Kakak Kandung, Kelamin dan Payudaranya Dirusak
"Tersangka sendiri ternyata juga masih memiliki istri sah, dan telah dikaruniai dua orang anak. Dari keterangan bidan, pada saat dibunuh korban kondisi hamil 5,5 bulan,” katanya, di Mapolda Jatim, Jumat (9/12/2022).
Dia mengungkapkan, meski menikah siri, antara AR dengan korban tidak tinggal satu rumah, karena tersangka AR memiliki istri sah, atas nama SR. Mereka tinggal di Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang.
Sedangkan DTS tinggal di Dusun Karanglo, Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang. “Pembunuhan dilakukan, pada Jumat 28 Oktober 2022,” bebernya.
Lihat Juga :