Beraksi di Waktu Subuh, Komplotan Maling Gasak Motor NMax di Kebon Jeruk
Jum'at, 09 Desember 2022 - 14:58 WIB
loading...
Seorang pelaku pencurian sepeda motor terekam kamera saat mencuri Sepeda motor NMax 150 cc di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.Foto/Tangkapan Layar/IG @merekamjakarta
A
A
A
JAKARTA - Nasib apes dialami seorang warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, bernama Zaky. Sepeda motor Yamaha NMax 150 cc kesayangannya dibawa kabur komplotan pencuri motor pada Kamis, 8 Desember 2022 pagi.
Salah seorang keluarga Zaky, Hanif Hawari mengatakan, sepeda motor dengan nomor polisi B 5572 BAI itu raib digondol maling yang beraksi sangat cepat. Pelaku diduga membobol gembok gerbang yang saat itu dalam posisi terkunci, sekaligus membobol kontak motor milik Zaky.
"Gerbang itu sebenarnya digembok, motor juga dikunci setang, semuanya dibobol oleh pelaku," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (8/12/2022).
Menurut Hanif, pelaku beraksi lebih dari satu orang. Meskipun, di dalam rekaman CCTV hanya terlihat satu orang pelaku yang beraksi pada pukul 04.55 WIB tersebut.
"Bisa dibilang cepet juga nih malingnya. Jam-jam segitu kan emang biasa maling beraksi ya kayaknya ya," ujarnya. Atas kejadian ini, korban mengaku belum membuat laporan ke polisi. Hanif bilang saudaranya khawatir bila nanti harus keluar biaya lagi.
Salah seorang keluarga Zaky, Hanif Hawari mengatakan, sepeda motor dengan nomor polisi B 5572 BAI itu raib digondol maling yang beraksi sangat cepat. Pelaku diduga membobol gembok gerbang yang saat itu dalam posisi terkunci, sekaligus membobol kontak motor milik Zaky.
"Gerbang itu sebenarnya digembok, motor juga dikunci setang, semuanya dibobol oleh pelaku," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (8/12/2022).
Menurut Hanif, pelaku beraksi lebih dari satu orang. Meskipun, di dalam rekaman CCTV hanya terlihat satu orang pelaku yang beraksi pada pukul 04.55 WIB tersebut.
"Bisa dibilang cepet juga nih malingnya. Jam-jam segitu kan emang biasa maling beraksi ya kayaknya ya," ujarnya. Atas kejadian ini, korban mengaku belum membuat laporan ke polisi. Hanif bilang saudaranya khawatir bila nanti harus keluar biaya lagi.
Lihat Juga :