Khofifah Targetkan Pekan Depan Lumbung Pangan Jangkau 28 Kabupaten/Kota
Jum'at, 10 Juli 2020 - 05:35 WIB
loading...
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menargetkan mulai pekan depan 28 daerah di Jatim bisa terjangkau lumbung pangan.Foto/dok
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa menargetkan, pada pekan depan, layanan Lumbung Pangan Jatim mampu menjangkau 28 kabupaten/kota se- Jatim. Selanjutnya, Lumbung Pangan Jatim diharapkan akan mampu menjangkat seluruh daerah kabupaten/kota se-Jatim.
Orang nomor satu di Jatim itu mengatakan, saat ini Lumbung Pangan Jatim sudah berhasil menjangkau 19 kabupaten dan kota. Sebetulnya, kata dia, sudah lima hari lalu dilakukan uji coba untuk 19 kabupaten/kota.
(Baca juga: Khofifah Ajak Media Lebih Masif Sosialisasikan Protokol Kesehatan ke Masyarakat)
“Mulai besok, tanggal 15 itu uji coba 9 kabupaten/kota yang baru. Jadi harapannya kita bisa melakukan perluasan sampai ke- 28 kabupaten/kota yang bisa mengakses free ongkir sembako murah ini,” kata Khofifah seusai peluncuran perluasan jangkauan Lumbung Pangan Jatim di Gedung Negara Grahadi, Kamis (9/7/2020).
Khofifah menandaskan, dengan perluasan jangkauan ini, diharapkan bisa menjangkau 25 pasar yang dijadikan sampling oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dengan menjangkau pasar-pasar tersebut sebagai target perluasan, maka akan menjadikan lumbung pangan sebagai referensi harga di Jatim.
“Kita berharap semua pasar yang jadi samplingnya BPS bisa kita jangkau, kalau seluruh pasar yang dijadikan sampilingnya BPS bisa kita jangkau, maka Lumbung Pangan ini akan bisa dijadikan refrensi harga. Dengan begitu perlindungan konsumen itu akan lebih baik,” imbuhnya.
Direktur PT Panca Wira Usaha, Erlangga Satriagung sebagai penyelenggara Lumbung Pangan Jatim mengatakan, sebelumnya Lumbung Pangan Jatim telah melayani area di 11 kabupaten/kota, yaitu Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten dan Kota Pasuruan, Bangkalan, Kabupaten dan Kota Malang, dan Kota Batu.
Orang nomor satu di Jatim itu mengatakan, saat ini Lumbung Pangan Jatim sudah berhasil menjangkau 19 kabupaten dan kota. Sebetulnya, kata dia, sudah lima hari lalu dilakukan uji coba untuk 19 kabupaten/kota.
(Baca juga: Khofifah Ajak Media Lebih Masif Sosialisasikan Protokol Kesehatan ke Masyarakat)
“Mulai besok, tanggal 15 itu uji coba 9 kabupaten/kota yang baru. Jadi harapannya kita bisa melakukan perluasan sampai ke- 28 kabupaten/kota yang bisa mengakses free ongkir sembako murah ini,” kata Khofifah seusai peluncuran perluasan jangkauan Lumbung Pangan Jatim di Gedung Negara Grahadi, Kamis (9/7/2020).
Khofifah menandaskan, dengan perluasan jangkauan ini, diharapkan bisa menjangkau 25 pasar yang dijadikan sampling oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dengan menjangkau pasar-pasar tersebut sebagai target perluasan, maka akan menjadikan lumbung pangan sebagai referensi harga di Jatim.
“Kita berharap semua pasar yang jadi samplingnya BPS bisa kita jangkau, kalau seluruh pasar yang dijadikan sampilingnya BPS bisa kita jangkau, maka Lumbung Pangan ini akan bisa dijadikan refrensi harga. Dengan begitu perlindungan konsumen itu akan lebih baik,” imbuhnya.
Direktur PT Panca Wira Usaha, Erlangga Satriagung sebagai penyelenggara Lumbung Pangan Jatim mengatakan, sebelumnya Lumbung Pangan Jatim telah melayani area di 11 kabupaten/kota, yaitu Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten dan Kota Pasuruan, Bangkalan, Kabupaten dan Kota Malang, dan Kota Batu.
Lihat Juga :