Sepanjang Januari-November 2022, Sebanyak 308 Kasus HIV/AIDS di Tangerang Selatan
Selasa, 06 Desember 2022 - 11:31 WIB
loading...
Kepala Dinkes Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, penyebaran HIV/AIDS kian meluas. Kini tercatat penambahan sebanyak 308 kasus periode Januari hingga November 2022. Foto: MPI/Hambali
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Penyebaran Human Immunodeficiency Virus ( HIV ) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome ( AIDS ) di Tangerang Selatan ( Tangsel ) terus meluas. Kini tercatat penambahan sebanyak 308 kasus periode Januari hingga November 2022.
Dari jumlah penambahan itu, 266 kasus di antaranya terinfeksi HIV sedang sisanya sebanyak 42 orang merupakan kasus AIDS. Salah satu penyebab penyebarannya sulit terdeteksi adalah karena sebagian Orang dengan HIV/AIDS(ODHA) masih menyembunyikan penyakitnya. Baca juga: Gawat! 12 Ribu Warga Jakarta Selatan Terjangkit HIV/AIDS
"Pada tahun 2022 sampai dengan bulan November tercatat kasus HIV 266 kasus dan AIDS 42 kasus," tutur Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar, Selasa (6/12/2022).
Jika dihitung secara kumulatif jumlah ODHA di Tangsel mencapai 1.685 kasus sejak tahun 2015 hingga November 2022. Rinciannya, kasus HIV 1.460 orang dan kasus AIDS sebanyak 225 orang.
"Secara keseluruhan mencapai 1.695 kasus sejak 2015 lalu," ujarnya.
Dari jumlah penambahan itu, 266 kasus di antaranya terinfeksi HIV sedang sisanya sebanyak 42 orang merupakan kasus AIDS. Salah satu penyebab penyebarannya sulit terdeteksi adalah karena sebagian Orang dengan HIV/AIDS(ODHA) masih menyembunyikan penyakitnya. Baca juga: Gawat! 12 Ribu Warga Jakarta Selatan Terjangkit HIV/AIDS
"Pada tahun 2022 sampai dengan bulan November tercatat kasus HIV 266 kasus dan AIDS 42 kasus," tutur Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar, Selasa (6/12/2022).
Jika dihitung secara kumulatif jumlah ODHA di Tangsel mencapai 1.685 kasus sejak tahun 2015 hingga November 2022. Rinciannya, kasus HIV 1.460 orang dan kasus AIDS sebanyak 225 orang.
"Secara keseluruhan mencapai 1.695 kasus sejak 2015 lalu," ujarnya.
Lihat Juga :